Berita

Ilustrasi obat keras

Presisi

Kapolres Metro Bekasi Pimpin Langsung Operasi Senyap

Sikat Obat Keras di Kampung Kavling
MINGGU, 01 FEBRUARI 2026 | 14:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni kembali menunjukkan taringnya dengan memimpin langsung operasi senyap menyasar penyalahgunaan obat keras. Kali ini berhasil mengamankan empat orang dan bukti obat keras.

Kegiatan operasi senyap yang dipimpin langsung Kombes Sumarni itu berlangsung sehari setelah kegiatan konferensi pers pemberantasan narkoba, yakni pada Sabtu malam, 31 Januari 2026 hingga Minggu dinihari, 1 Februari 2026. Operasi menyasar penyalahgunaan obat keras di Kampung Kavling, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Kami akan bersihkan wilayah lain di Kabupaten Bekasi. Target kami jelas, Bekasi harus bebas dari narkoba dan penyalahgunaan obat keras," kata Kombes Sumarni di sela-sela kegiatan, Minggu, 1 Februari 2026.


Operasi yang digelar secara tertutup dan terukur tersebut turut melibatkan Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi, AKBP Hanry, serta sejumlah pejabat utama Polres Metro Bekasi. Sasaran utama adalah titik-titik rawan peredaran obat keras yang selama ini meresahkan masyarakat.

Dari hasil operasi, petugas berhasil mengamankan empat orang beserta puluhan barang bukti, di antaranya obat keras jenis Tramadol dan Hexymer, serta uang tunai hasil penjualan yang diduga kuat berasal dari aktivitas ilegal tersebut.

keempat orang tersebut langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut oleh Satresnarkoba Polres Metro Bekasi.

Kombes Sumarni menekankan, bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan, baik secara terbuka maupun senyap, sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

"Polres Metro Bekasi mengimbau masyarakat untuk aktif berperan serta dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba dan obat keras di lingkungannya," terang Kombes Sumarni.

Selain itu, Kombes Sumarni juga meminta seluruh warga masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda untuk mengajak seluruh warga Kampung Kavling untuk tidak ada lagi menyalahgunakan, dan mengedarkan barang-barang terlarang yang merusak masyarakat dan generasi muda Indonesia.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya