Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Pusat Danantara, Gedung Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu 31 Januari 2026. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

MINGGU, 01 FEBRUARI 2026 | 02:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah bakal menindak tegas praktik manipulative share pricing atau saham gorengan di pasar modal. 

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat di Kantor Pusat Danantara, Gedung Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu 31 Januari 2026.

Menurut Airlangga, manipulasi harga saham merugikan investor, merusak kepercayaan pasar, serta mengganggu integritas sistem keuangan nasional.


“Sekali lagi pemerintah tidak mentolerir praktik manipulatif share pricing,"  kata Airlangga usai rapat di Kantor Pusat Danantara, Gedung Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu 31 Januari 2026.

Menurutnya, aksi goreng saham juga berdampak serius terhadap persepsi investor global. Praktik tersebut dinilai menghambat masuknya modal asing yang dibutuhkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Airlangga memastikan penegakan aturan akan dilakukan secara tegas. Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan aparat penegak hukum akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melanggar ketentuan.

“Bursa Efek Indonesia bersama aparat penegak hukum akan melakukan tindakan tegas terhadap siapa pun pihak yang bertentangan dengan peraturan bursa, POJK UU sektor keuangan yang berlaku,” ujar Airlangga.

Ia menegaskan, pemerintah akan memberikan dukungan penuh agar proses penegakan hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Pemerintah akan mendukung penuh proses hukum agar berjalan sesuai dengan aturan,” pungkasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya