Berita

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya bongkar peredaran sabu seberat brutto 5,3 kilogram di wilayah Tangerang Selatan pada Rabu, 28 Januari 2026, sekitar pukul 14.40 WIB (Dokumentasi Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

Presisi

Menyamar Jadi Ojol, Polisi Ringkus Pengedar Sabu 5,3 Kg di Tangsel

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 14:33 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Drama penangkapan pengedar narkoba terjadi di wilayah Tangerang Selatan. Tim Unit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sukses menggagalkan peredaran sabu seberat 5,3 kilogram setelah melakukan penyamaran heroik sebagai pengemudi ojek online (ojol).

Dalam operasi tersebut, polisi juga mengamankan dua pria berinisial S (47) dan L (38) di dua lokasi berbeda.

Dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Sabtu 31 Januari 2026, Kanit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Edy Lestari mengatakan, aksi penangkapan bermula di kolong Fly Over Setu Sasak Tinggi, Pamulang pada Rabu, 28 Januari 2026, sekitar pukul 14.40 WIB.


Untuk mengelabui target, penyidik mengenakan jaket ojol agar tidak memicu kecurigaan. Strategi ini berhasil; tersangka S diringkus tanpa perlawanan dengan barang bukti awal berupa satu bungkus rokok berisi 6 gram sabu.

"Penyidik sempat menyamar sebagai pengemudi ojol saat menangkap S di kolong fly over," ujar Edy Lestari. 

Tak berhenti di situ, polisi langsung bergerak melakukan pengembangan ke sebuah kontrakan di kawasan Ciputat. Di lokasi kedua ini, petugas membekuk tersangka L dan menemukan "gudang" kecil berisi puluhan paket sabu dalam klip plastik besar berbagai ukuran, dua unit timbangan digital serta tiga unit telepon genggam.

Dari hasil akumulasi di dua lokasi tersebut, polisi menyita total 5,3 kilogram sabu yang siap edar. Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diboyong ke Mapolda Metro Jaya untuk pemeriksaan mendalam guna mengungkap jaringan di atasnya.

"Dari tangan kedua tersangka, total sabu yang diamankan seberat 5,3 kilogram brutto," pungkas Edy.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya