Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube PSI)

Politik

Jokowi di Rakernas PSI: Waspada "Badai" Perbedaan di Tengah Gelombang Tokoh Baru

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 13:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diprediksi akan segera dibanjiri gerbong tokoh-tokoh baru. Hal ini diungkapkan langsung oleh mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan arahan strategis di Rakernas PSI, Sabtu 31 Januari 2026. 

Ia menyebut partai berlogo gajah ini akan semakin seksi bagi tokoh dari tingkat nasional hingga daerah.

"Banyak yang bergabung. Dan akan banyak lagi akan bergabung. Yang akan bergabung baik itu tokoh nasional, provinsi, kabupaten dan kota akan lebih banyak lagi," ujar Jokowi.


Namun, di balik kabar gembira tersebut, Jokowi menyelipkan peringatan keras. Ia mengingatkan bahwa semakin besar kapal, semakin kuat pula hantaman ombak perbedaaan di dalamnya. Menurutnya, keberagaman anggota baru akan membawa serta perbedaan selera, keinginan, hingga kepentingan yang tajam.

"Hati-hati, akan makin banyak perbedaan. Perbedaan selera, keinginan, kepentingan, dan lainnya akan makin banyak," tuturnya mengingatkan internal partai untuk tetap waspada.

Untuk membentengi PSI dari potensi perpecahan, Jokowi menekankan tiga pilar utama bagi para kader, yaitu:

Visi Tunggal: membangun toleransi dan keselarasan visi di tengah keberagaman
Soliditas Internal: Menjaga kerukunan dan persatuan sebagai satu kekuatan utuh
Strategi Dua Alam: Memperkuat dominasi di media sosial (daring) sekaligus memperkokoh jaringan luring (offline) hingga ke pelosok desa.

"Perkuat jaringan luring, jaringan offline dari kota sampai desa semuanya harus kita perkuat," tegas Jokowi menutup arahannya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya