Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bisnis

Hunian Terjangkau Berbasis TOD Makin Dilirik

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 12:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kebutuhan akan hunian terjangkau dengan akses transportasi publik yang memadai mendorong berkembangnya kawasan permukiman berbasis Transit Oriented Development (TOD) di kota-kota satelit Jakarta. 

Salah satu wilayah yang mengalami perkembangan tersebut adalah Maja, Banten, yang dalam beberapa tahun terakhir tumbuh sebagai alternatif tempat tinggal bagi masyarakat urban.

Di kawasan barat Jakarta ini, konsep kota mandiri mulai diterapkan dengan mengintegrasikan hunian, fasilitas publik, serta jaringan transportasi massal. Keberadaan commuter line yang menghubungkan Maja dengan Jakarta menjadi faktor penting yang memengaruhi minat masyarakat untuk bermukim di kawasan tersebut.


Pengembangan kawasan hunian di Maja diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar penghuni dalam satu area. Sejumlah fasilitas penunjang aktivitas sehari-hari, seperti sarana olahraga, pendidikan, layanan kesehatan, dan area komersial, disiapkan guna mendukung aktivitas warga tanpa harus bergantung pada pusat kota.

Selain itu, perencanaan kawasan juga memperhatikan keberadaan ruang terbuka dan area rekreasi sebagai bagian dari lingkungan permukiman. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat urban akan keseimbangan antara tempat tinggal dan ruang aktivitas sosial.

Aksesibilitas menjadi salah satu aspek utama dalam pengembangan kawasan berbasis TOD. Keterhubungan langsung dengan Stasiun KRL Maja memberikan kemudahan mobilitas bagi penghuni, terutama bagi mereka yang beraktivitas di Jakarta. Untuk mendukung pergerakan di dalam kawasan, disediakan pula layanan transportasi internal.

Menurut General Manager Marketing Citra Maja City, Mettadewi, konsep hunian terpadu menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal yang terjangkau dan terhubung dengan transportasi publik.

“Citra Maja City kami kembangkan sebagai ruang hidup terpadu yang menjawab kebutuhan hunian masa kini, dengan akses transportasi publik, fasilitas yang memadai, serta lingkungan yang mendukung kehidupan berkelanjutan,” ujar Mettadewi dalam keterangannya, dikutip Sabu 31 Januari 2026. 

Seiring pertumbuhan kawasan dan penambahan fasilitas kota, wilayah Maja dinilai memiliki potensi pengembangan jangka panjang. Kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga bagian dari dinamika pertumbuhan kota satelit di sekitar Jakarta.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya