Berita

Ketum PBNU Gus Yahya (tengah) (RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

Penjelasan Gus Yahya Soal Ketidakhadiran Presiden Prabowo, Rais Aam, dan Gus Ipul di Harlah 100 Tahun NU

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 11:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Prabowo Subianto, Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, hingga Sekjen PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul absen dalam puncak perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo tidak menghadiri undangan PBNU karena ada kegiatan kenegaraan.

“Beliau (Presiden Prabowo) mungkin berhalangan karena ada tugas lain. Kami mendengar juga ada beberapa kegiatan negara terkait tamu-tamu negara yang hadir pada hari ini,” ungkap Gus Yahya saat jumpa pers seusai perayaan Harlah.


Meski demikian, Gus Yahya menyebut bahwa perwakilan negara tetap hadir, yakni Ketua MPR RI Ahmad Muzani, yang dimintai sambutan dan amanat dalam resepsi Harlah.

“Alhamdulillah kemudian ada Ketua MPR RI yang hadir. Kami minta sambutan dan amanat dari Bapak Ahmad Muzani di dalam resepsi peringatan Harlah ini,” ujarnya.

Mengenai ketidakhadiran Rais Aam PBNU, Gus Yahya mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan kabar bakal hadir sejak semalam, namun karena kendala kesehatan, akhirnya tidak dapat hadir.

“Mengenai Rais Aam, Kiai Haji Miftachul Akhyar, kami tadi malam sudah mendapatkan kabar bahwa sedianya beliau akan berangkat, tapi beliau mengalami kendala kesehatan. Sehingga berhalangan hadir,” jelasnya.

Meski Rais Aam tidak hadir, khutbah Taujihat tetap disampaikan oleh salah seorang Rais Syuriyah PBNU, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, yang juga menjabat sebagai Menteri Agama RI.

“Untuk yang lain-lain, ada sejumlah menteri yang memang tidak hadir dan kami belum mendapatkan konfirmasi. Tentu ada tugas lain, termasuk Pak Saifullah Yusuf mungkin ada kesibukan lain,” tambah Gus Yahya.

Lebih lanjut, Gus Yahya menegaskan bahwa setelah perayaan Harlah ke-100 NU, pihaknya akan terus melanjutkan kerja-kerja organisasi sebagaimana mestinya, untuk menuntaskan amanah dan mandat Muktamar Lampung 2021.

“Terima kasih,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya