Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham Adidas Melejit Usai Umumkan Buyback 1 Miliar

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 09:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham Adidas melonjak tajam setelah perusahaan pakaian olahraga asal Jerman itu mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai 1 miliar Euro, menyusul proyeksi penjualan tertinggi sepanjang sejarah pada 2025. 

Kabar ini langsung meningkatkan kepercayaan investor terhadap Adidas, yang selama ini dinilai tertinggal dari para pesaingnya di industri yang sangat kompetitif.

Dikutip dari Reuters, Sabtu 31 Januari 2026, pada penutupan perdagangan Jumat di Frankfurt, saham Adidas naik sekitar 4,8 persen. Kenaikan ini terjadi setelah perusahaan mempublikasikan data keuangan awal yang menunjukkan lonjakan laba operasional dan perbaikan margin keuntungan.


Program buyback tersebut dipandang sebagai sinyal kuat atas keyakinan manajemen terhadap arus kas perusahaan, terutama di tengah kekhawatiran investor soal kemampuan merek besar dalam mempertahankan harga jual. Adidas juga ingin menunjukkan bahwa mereka mampu mengendalikan tingkat diskon meski menghadapi fluktuasi nilai tukar dan tekanan tarif.

Berdasarkan laporan sementara yang belum diaudit, Adidas mencatat pendapatan tahunan tertinggi sebesar 24,81 miliar Euro pada 2025. Laba operasional melonjak menjadi 2,06 miliar Euro, sementara margin kotor meningkat ke level 51,6 persen, menandakan efisiensi biaya yang lebih baik.

Untuk kuartal keempat, pendapatan Adidas mencapai 6,08 miliar Dolar AS. Laba operasional pada periode ini melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, melampaui 164 juta Euro. Perusahaan juga memperkirakan pertumbuhan penjualan merek Adidas sebesar 13 persen secara “netral mata uang” pada 2025, dengan pertumbuhan dua digit di hampir semua pasar dan saluran distribusi.

CEO Adidas, Bjorn Gulden, menegaskan bahwa perusahaan berhasil menjaga tingkat penjualan harga penuh yang tinggi dengan diskon yang tetap terkendali. Ia menyebut kinerja tersebut sebagai “pertumbuhan yang berkualitas”. 

Gulden juga mengumumkan rencana buyback saham hingga 1 miliar Euro pada 2026, yang akan dimulai awal Februari, dengan saham hasil pembelian kembali tersebut rencananya akan dibatalkan.

Meski demikian, penjualan Adidas sedikit di bawah perkiraan analis yang mencapai 24,95 miliar Euro. Namun, laba operasional tetap melonjak sekitar 54 persen secara tahunan. Setelah pengumuman tersebut, saham Adidas sempat naik 2,4 persen pada perdagangan Kamis malam, meskipun secara keseluruhan masih turun sekitar 15 persen sejak awal tahun.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya