Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Dokumen RMOL)

Bisnis

Pemerintah Siapkan Rp13 Triliun untuk Dongkrak Daya Beli di Lebaran 2026

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 09:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menyambut periode Ramadan dan Idulfitri 2026, pemerintah telah menyiapkan dana segar sekitar Rp13 triliun untuk mendukung mobilitas dan konsumsi masyarakat. 

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa anggaran jumbo ini dialokasikan untuk paket kebijakan komprehensif, mulai dari diskon tarif transportasi hingga bantuan sosial (bansos) berupa kebutuhan pokok seperti beras dan minyak.

Airlangga menegaskan kesiapan dana tersebut meski rincian teknisnya masih dalam tahap finalisasi. 


"Nanti kami umumkan  (target anggarannya). Sudah ada. Kisarannya Rp13 triliun," tuturnya, dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 31 Januari 2026. 

Langkah ini diambil untuk meredam lonjakan beban pengeluaran masyarakat sekaligus memastikan mesin ekonomi tetap panas selama libur panjang. Bahkan, ia memberi sinyal adanya tambahan kebijakan baru dalam waktu dekat. 

"Seperti sebelumnya. Kemudian mungkin jumlahnya (insentif) akan lebih banyak, akan lebih besar," tambahnya.

Keyakinan pemerintah ini bukan tanpa alasan. Pola insentif serupa sebelumnya sukses besar pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026. Kala itu, sektor perkeretaapian mencatat realisasi penumpang hingga 112,6 persen berkat diskon tiket 30 persen. Sektor laut melalui PT PELNI juga mencapai target 100 persen dengan diskon tarif dasar 20 persen.

Keberhasilan serupa juga terlihat di sektor penyeberangan ASDP yang memberikan diskon jasa pelabuhan hingga 100 persen. Sementara di sektor penerbangan, kolaborasi skema PPN ditanggung pemerintah (DTP) dan pemotongan biaya bandara berhasil menekan harga tiket sekitar 13-14 persen, yang memicu lonjakan jumlah penumpang hingga 3,7 juta orang.

Dengan anggaran yang lebih besar, pemerintah berharap tren positif ini berulang pada Lebaran 2026, sehingga pergerakan masyarakat tidak hanya aman dan lancar, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui penguatan konsumsi rumah tangga.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya