Berita

Kuasa usaha Kedubes Israel untuk Afrika Selatan Ariel Seidman (Tangkapan layar RMOL dari siaran SABC)

Dunia

Afrika Selatan Usir Diplomat Israel Ariel Seidman

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 08:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Afrika Selatan secara resmi memerintahkan pengusiran Ariel Seidman, kuasa usaha Kedutaan Besar Israel dari negaranya.

Dalam pernyataan resminya pada Jumat, 30 Januari 2026, Kementerian Hubungan Internasional dan Kerja Sama Afrika Selatan menyatakan bahwa Seidman telah melakukan pelanggaran serius terhadap norma diplomatik yang dianggap merendahkan kedaulatan negara. Ia diberi waktu 72 jam untuk angkat kaki setelah dinyatakan sebagai persona non grata.

Pemerintah Afrika Selatan menuduh Seidman melakukan “serangan menghina” terhadap Presiden Cyril Ramaphosa melalui media sosial. Selain itu, ia juga disebut dengan sengaja tidak memberi tahu kementerian luar negeri mengenai dugaan kunjungan pejabat senior Israel ke Afrika Selatan.


“Tindakan ini merupakan penyalahgunaan hak istimewa diplomatik yang sangat serius dan pelanggaran mendasar terhadap Konvensi Wina,” demikian bunyi pernyataan kementerian tersebut, dikutip dari Al-Jazeera, Sabtu 31 Januari 2026.

Pernyataan itu tidak menyebutkan unggahan media sosial mana yang dianggap menyinggung, tetapi salah satu kemungkinan penyebabnya adalah unggahan di X pada bulan November di mana akun kedutaan Israel menulis: “Sebuah momen langka kebijaksanaan dan kejelasan diplomatik dari Presiden Ramaphosa.”

Hubungan antara kedua negara telah tegang sejak Afrika Selatan mengajukan kasus genosida atas tindakan Israel di Gaza ke Mahkamah Internasional. Israel menolak kasus tersebut sebagai tidak berdasar.

Kasus genosida ini juga turut memicu serangan Presiden AS Donald Trump terhadap Pretoria, termasuk teguran verbal, sanksi perdagangan, dan perintah eksekutif tahun lalu yang memangkas semua pendanaan AS.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya