Berita

(Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Nusantara

PTPN IV Perluas Pemulihan Trauma Pascabencana pada Ibu dan Anak

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 19:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemulihan pascabencana di Batang Toru, Tapanuli Selatan, tak lagi semata berbicara soal bangunan rumah dan infrastruktur dasar. 

Di balik proses relokasi dan pembangunan hunian baru, ada pekerjaan sunyi yang tak kalah penting. Yakni  memulihkan trauma, terutama pada ibu dan anak.

Upaya inilah yang secara konsisten dilakukan PTPN IV PalmCo. Setelah sebelumnya bekerja sama dengan Yayasan Pulih untuk pendampingan psikososial dan trauma healing, perusahaan pelat merah ini kembali menambah inisiatif pemulihan dengan menggandeng BenihBaik.com. 


Kolaborasi terbaru tersebut diwujudkan melalui program bantuan sepatu sekolah gratis dan pemenuhan nutrisi bagi warga terdampak.

Aktivitas pemulihan itu berpusat di sebuah ruang sederhana bernama Pondok Rangkul di Afdeling I Kebun Hapesong, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, yang meninjau langsung kegiatan di Pondok Rangkul, menegaskan bahwa pemulihan sejati tidak berhenti ketika rumah selesai dibangun.

“Infrastruktur itu penting, tetapi manusia di dalamnya jauh lebih penting. Kami ingin memastikan warga benar-benar siap secara mental dan sosial untuk melanjutkan hidupnya,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, Jumat 30 Januari 2026.

Menurut dia, kehadiran PTPN IV di Batang Toru bukanlah respons sesaat. Sejak hari-hari awal bencana, perusahaan memilih untuk tetap tinggal dan mendampingi warga dalam jangka panjang.

“Trauma tidak bisa disembuhkan dengan cepat. Karena itu, kami memilih berjalan bersama masyarakat, bukan datang lalu pergi,” katanya.

Salah satu fokus utama program adalah anak-anak. Pendekatan trauma healing dilakukan dengan mengembalikan rutinitas sederhana yang sempat terputus, salah satunya kembali bersekolah dengan perlengkapan yang layak.

Puluhan pasang sepatu sekolah baru dibagikan kepada anak-anak di sekitar Pondok Rangkul. Bagi orang dewasa, sepatu mungkin terlihat sebagai bantuan kecil. 

"Namun bagi anak-anak penyintas bencana, sepatu baru adalah simbol dimulainya kembali langkah yang sempat terhenti," demikian Jatmiko.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya