Berita

Menlu RI Sugiono di AMM Retret Filipina (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Menlu Sugiono Tekankan Sentralitas dan Kesatuan ASEAN di AMM Retret Filipina

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 15:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono menekankan pentingnya menjaga sentralitas dan kesatuan ASEAN dalam menghadapi dinamika kawasan dan global yang semakin kompleks.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri ASEAN Foreign Ministers’ Retreat (AMM Retreat) di Cebu, Filipina, Kamis, 29 Januari 2026. 

Di tengah meningkatnya kompleksitas geopolitik global,  Sugiono menekankan perlunya ASEAN membangun ketahanan yang mandiri melalui penguatan sektor-sektor strategis, termasuk ketahanan ekonomi, energi, pangan, dan teknologi.


Ia juga menyerukan penguatan pondasi politik ASEAN agar Asia Tenggara tetap menjadi kawasan perdamaian dan tidak menjadi ajang proxy conflict.

“Kita harus berkembang memainkan peran yang lebih substantif. Kemitraan kita harus secara strategis memperkuat sentralitas, kesatuan dan stabilitas ASEAN," tegasnya.

AMM Retreat dihadiri oleh para Menlu negara anggota ASEAN dan membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari prioritas keketuaan ASEAN, penguatan kerja sama kawasan, hingga tantangan regional yang dihadapi bersama.

Pertemuan itu menandai dibukanya rangkaian kegiatan ASEAN di bawah keketuaan Filipina tahun ini.

Sejumlah isu kawasan turut menjadi pembahasan, di antaranya situasi di Myanmar serta perkembangan di perbatasan Thailand-Kamboja. 

Para Menlu ASEAN sepakat bahwa penyelesaian kedua isu tersebut memerlukan pendekatan yang konstruktif dan berorientasi pada stabilitas kawasan.

Pertemuan juga menyoroti percepatan penyelesaian Code of Conduct (CoC) di Laut China Selatan yang diharapkan dapat difinalisasi pada tahun ini.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya