Berita

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PAN, Athari Gauthi Ardi (Foto: Fraksi PAN)

Politik

Legislator PAN: Faktor Keamanan jadi Kunci Daya Saing Pariwisata Indonesia

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 13:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Faktor keamanan menjadi kunci utama dalam menjaga dan meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PAN, Athari Gauthi Ardi, menilai promosi dan pemasaran yang masif tidak akan berdampak optimal apabila tidak dibarengi dengan jaminan keselamatan dan kenyamanan di lapangan.

“Pariwisata itu bukan hanya soal marketing. Keamanan menjadi fondasi utama. Tanpa rasa aman, kepercayaan wisatawan akan runtuh, dan citra Indonesia bisa terdampak di tingkat global,” ujar Athari kepada wartawan, Jumat, 30 Januari 2026.


Athari menyoroti pentingnya pengawasan terhadap pelaku usaha dan vendor transportasi wisata, khususnya pada sektor transportasi laut dan darat. Menurutnya, aspek keselamatan, mulai dari perawatan armada hingga kepatuhan terhadap kapasitas penumpang, harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Ia mengkritisi praktik sejumlah operator yang dinilai masih mengabaikan standar keselamatan demi keuntungan.

“Tidak bisa setiap terjadi kecelakaan, yang disalahkan hanya pengemudinya. Perusahaan harus ikut bertanggung jawab, mulai dari sistem rekrutmen sopir hingga maintenance kendaraan,” tegas Legislator PAN ini.

Lebih lanjut, Athari mendorong Kementerian Pariwisata memperkuat koordinasi lintas kementerian, terutama dengan Kementerian Perhubungan, untuk memastikan adanya standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dan pengawasan berkelanjutan bagi seluruh pelaku usaha wisata.

Menurutnya, penguatan sistem keamanan akan berdampak langsung pada citra Indonesia sebagai destinasi yang aman dan terpercaya.

“Keamanan yang terjaga bukan hanya melindungi wisatawan, tetapi juga melindungi nama baik bangsa di mata dunia,” katanya.

Athari berharap langkah konkret pemerintah dalam memperketat pengawasan dan menegakkan SOP dapat menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan sektor pariwisata nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya