Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 10:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah upaya transformasi besar dan fokus baru pada kecerdasan buatan (AI), saham Nokia anjlok hingga 9 persen, meski pasar saham Amerika Serikat secara umum menguat.

Penurunan saham perusahaan teknologi asal Finlandia itu terjadi bersamaan dengan pengumuman perubahan di jajaran pimpinan. Nokia menyatakan Ketua Dewan Komisaris Sari Baldauf akan mengundurkan diri, dan perusahaan mengusulkan Timo Ihamuotila sebagai penggantinya.

Pengumuman tersebut disampaikan setelah Nokia membukukan kinerja kuartalan yang sesuai ekspektasi analis, dengan dukungan dari bisnis berbasis AI.


Dikutip dari Reuters, Jumat, 30 Januari 2026, Baldauf merupakan salah satu eksekutif paling senior di Nokia. Ia menjabat sebagai ketua dewan sejak 2020 setelah kembali ke perusahaan pada 2018, dan sebelumnya pernah bekerja di Nokia pada 1994-2005 saat perusahaan menjadi pemimpin global pasar ponsel. 

Sementara itu, Ihamuotila pernah menjabat sebagai direktur keuangan Nokia pada 2009-2016 dan saat ini masih bekerja di grup industri Swiss ABB hingga akhir 2026.

Dari sisi kinerja, laba operasional sebanding Nokia pada kuartal IV 2025 turun 3 persen menjadi 1,05 miliar Euro, sejalan dengan perkiraan analis. Meski demikian, reaksi pasar tetap negatif dan saham Nokia sempat menjadi salah satu yang terburuk di indeks Stoxx 600 Eropa.

Nokia saat ini menjalankan salah satu restrukturisasi terbesar sejak menjual bisnis ponselnya lebih dari satu dekade lalu. 

Perusahaan bertaruh pada pertumbuhan AI dan pusat data untuk menutup pelemahan belanja serta hilangnya sejumlah kontrak di bisnis 5G. Tahun lalu, Nokia menunjuk mantan eksekutif Intel, Justin Hotard, sebagai CEO untuk mempercepat perubahan arah bisnis.

Tekanan terhadap kinerja masih berlanjut akibat tarif impor Amerika Serikat dan melemahnya dolar AS yang menekan margin, sehingga memicu ekspektasi pasar terhadap pemangkasan biaya lanjutan. Meski demikian, manajemen menegaskan komitmen investasi jangka panjang di bidang AI.

Pada kuartal IV, penjualan bersih Nokia mencapai 6,12 miliar Euro, sesuai dengan estimasi analis. Unit Optical Networks mencatat pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan 17 persen, didorong permintaan kuat dari sektor AI dan komputasi awan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya