Berita

Planet HD 137010 b (Foto: 9News/University of Southern Queensland)

Tekno

Astronom Temukan Planet Baru Layak Huni Mirip Bumi

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 07:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para astronom Australia berhasil menemukan sebuah planet yang berpotensi layak huni berjarak sekitar 150 tahun cahaya dari Bumi. 

Dikutip dari 9News, Jumat 30 Januari 2026, planet kandidat ini diberi nama HD 137010 b dan ditemukan oleh tim internasional yang dipimpin peneliti University of Southern Queensland, Dr. Alexander Venner, menggunakan data misi Kepler K2 milik NASA yang dikumpulkan pada 2017. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan di jurnal ilmiah The Astrophysical Journal Letters.

HD 137010 b diperkirakan hanya sekitar 6 persen lebih besar dari Bumi dan berada di dekat tepi luar zona layak huni, wilayah di sekitar bintang tempat air cair berpotensi ada di permukaan planet. Namun, suhu permukaannya diperkirakan cukup ekstrem, lebih mirip Mars, dengan kemungkinan berada di bawah minus 70 derajat Celsius. 


Planet ini terdeteksi melalui metode transit, yakni saat planet melintas singkat di depan bintangnya selama tiga bulan masa pengamatan Kepler.

Menariknya, jejak keberadaan planet ini sangat samar dan awalnya teridentifikasi berkat kontribusi ilmuwan warga (citizen scientists). Venner mengaku keterlibatannya dalam proyek sains warga sejak remaja menjadi titik awal karier risetnya.

“Saya berkontribusi pada proyek sains warga Planet Hunters sejak masih sekolah menengah, dan itu menjadi bagian penting dari perjalanan saya ke dunia penelitian,” ujar Venner.

Astrofisikawan University of Southern Queensland sekaligus pembimbing Venner, Dr. Chelsea Huang, menjelaskan bahwa sebagian besar planet yang berpotensi layak huni sejauh ini ditemukan mengorbit bintang kecil dan redup. Kondisi tersebut sering bermasalah karena planet terlalu dekat dengan bintangnya dan terpapar radiasi energi tinggi yang bisa menghancurkan atmosfer. 

Menurut Huang, HD 137010 b diperkirakan memiliki kondisi yang relatif lebih menguntungkan dibandingkan banyak kandidat sebelumnya.

Venner menambahkan, HD 137010 b merupakan salah satu kandidat planet mirip Bumi pertama yang mengorbit bintang mirip Matahari yang cukup terang, sehingga berpeluang besar untuk diteliti lebih lanjut. 

Meski instrumen saat ini belum mampu mengungkap karakter planet secara menyeluruh, planet ini dinilai sebagai target penting bagi teknologi pengamatan masa depan, termasuk misi luar angkasa yang dirancang untuk memotret langsung planet mirip Bumi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya