Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Saham Eropa Memerah: Investasi AI Mulai Diragukan Investor

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa terpaksa parkir di zona merah pada penutupan Kamis 29 Januari 2026 waktu setempat,  setelah sempat menguat di awal sesi. 

Pemicu pelemahan ini adalah aksi jual massal di sektor teknologi yang anjlok 2,8 persen, penurunan harian terdalam sejak April tahun lalu. Laporan kinerja SAP Jerman dan raksasa AS, Microsoft, yang gagal memuaskan ekspektasi tinggi para investor juga ikut menakan pasar.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup turun 0,23 persen atau 1,37 poin menjadi 607,1,4. 


Jerman menjadi pasar yang paling babak belur. Indeks DAX ditutup merosot 2,07 persen atau 513,33 poin menjadi 24.309,46, terseret saham SAP yang anjlok 16 persen setelah proyeksi bisnis cloud-nya dianggap mengecewakan. 

Di tengah situasi ini, para pelaku pasar mulai mempertanyakan apakah investasi besar-besaran di dunia kecerdasan buatan (AI) benar-benar bisa menghasilkan uang dalam waktu dekat.

"Banyak perhatian tertuju pada panduan kinerja ke depan dan kekhawatiran apakah laju pertumbuhan yang sama masih bisa dipertahankan," ujar Marija Veitmane dari State Street menanggapi keraguan pasar, dikutip dari Reuters.

Namun, tidak semua bursa muram. Indeks FTSE Inggris dan CAC Prancis masih bisa naik tipis. 

FTSE 100 menguat 0,17 persen atau 17,33 poin menjadi 10.171,76 dan CAC Prancis naik tipis 0,06 persen atau 4,68 poin ke posisi 8.071,36.

Penyelamat pasar kali ini justru datang dari sektor energi yang melesat berkat lonjakan harga minyak dunia sebesar 3 persen. Kenaikan ini dipicu oleh memanasnya tensi geopolitik setelah Amerika Serikat mengancam akan menyerang Iran, yang menimbulkan kekhawatiran gangguan pasokan minyak.

Di sisi emiten lain, drama pasar berlanjut dengan ambruknya saham Nokia sebesar 9,4 persen akibat proyeksi kinerja yang lesu. Sebaliknya, grup teknik Swiss, ABB, justru berpesta dengan kenaikan saham 8,5 persen setelah mencetak rekor pesanan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya