Berita

Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

BUMN Baru Perminas Langsung Ambil alih Tambang Emas Martabe

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 21:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia membangun badan usaha milik negara (BUMN) baru bernama PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas).

Pembentukan BUMN baru itu telah dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah membutuhkan badan usaha baru yang secara khusus menangani pengelolaan sumber daya mineral nasional di bawah koordinasi Danantara.

Menurutnya, kehadiran Perminas dibutuhkan untuk menjawab kepentingan strategis pengelolaan mineral Indonesia.


"Ya kan itu kita melihat dari kepentingan dan kebutuhan bahwa kita membutuhkan satu BUMN yang khusus untuk nanti menangani sumber daya mineral kita," kata Prasetyo usai Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Pusat di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Prasetyo menegaskan, Perminas merupakan entitas berbeda dengan holding tambang MIND ID. 

“Ini hal yang berbeda (dengan MIND ID). Hal berbeda,” tegas Prasetyo.

Ia mengonfirmasi salah satu aset yang akan dikelola BUMN baru tersebut adalah tambang emas Martabe di Sumatera Utara.

"Salah satunya," tambahnya.

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria lebih dulu mengungkapkan bahwa tambang emas Martabe yang selama ini dikelola PT Agincourt Resources akan dialihkan ke perusahaan pelat merah baru. 

"Ke Perminas. Jadi ada Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) yang baru kami bentuk,” kata Dony di Jakarta, Rabu 28 Januari 2026.

Dony menjelaskan, Perminas merupakan entitas berbeda dari holding tambang MIND ID. Menurutnya, pengalihan pengelolaan dilakukan agar aset dan bisnis tersebut berada langsung di bawah struktur Danantara.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya