Berita

Wakil Ketua Komisi XII Bambang Haryadi. (Foto: Dokumentasi Fraksi Gerindra)

Politik

Kuota BBM Tambang Rakyat Perlu Pengawasan Ketat

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 17:12 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kebutuhan BBM non-subsidi bagi pertambangan rakyat harus tetap dipenuhi pemerintah. 

Namun distribusinya wajib diawasi ketat agar tidak disalahgunakan dan tetap mendukung aktivitas tambang rakyat. 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi XII DPR Bambang Haryadi yang menilai tata kelola distribusi energi menjadi kunci agar bantuan bagi penambang rakyat tepat sasaran. 


"Kuota BBM non-subsidi untuk wilayah pertambangan rakyat perlu pengawasan ketat," tegas Bambang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026,

Menurutnya, kebutuhan operasional tambang rakyat memang besar, namun tanpa kontrol distribusi, kebijakan tersebut berpotensi tidak efektif di lapangan.

Ia juga menilai mekanisme distribusi dapat dikelola melalui skema resmi di daerah agar kebutuhan riil tambang dapat dipantau dan manfaat ekonominya terasa langsung.

"Mungkin bisa melalui badan usaha milik daerah, karena biar tahu berapa keperluan di provinsi itu. Berapa hasilnya pun ketahuan," kata Legislator Gerindra itu. 

Skema tersebut dinilai membantu pemerintah mengetahui kebutuhan energi di tiap wilayah sekaligus mencegah penyimpangan distribusi.

“Regulasi tambang yang baru disusun pemerintah dan DPR harus diikuti implementasi yang rapi di lapangan agar kebijakan energi benar-benar mendukung tambang rakyat yang legal,” pungkasnya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya