Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga CPO Terkerek Lonjakan Minyak Mentah Dunia

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 15:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia terus melaju kencang, mencatatkan penguatan selama empat sesi berturut-turut hingga menyentuh level tertinggi dalam tiga bulan terakhir. 

Pada jeda perdagangan Kamis 29 Januari 2026, kontrak acuan untuk pengiriman April naik 0,82 persen ke posisi 4.307 Ringgit per metrik ton, bahkan sempat menguji level puncak di 4.315 ringgit, posisi tertinggi sejak akhir Oktober 2025.

Kenaikan ini didorong oleh kombinasi solidnya harga komoditas global dan memanasnya tensi geopolitik. 


Harga minyak mentah dunia melesat lebih dari 1,5 persen seiring kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran yang dapat mengganggu pasokan global. Lonjakan harga minyak bumi ini secara otomatis meningkatkan daya tarik CPO sebagai bahan baku biodiesel yang lebih ekonomis.

Di sisi lain, CPO juga mendapat tenaga tambahan dari penguatan harga minyak nabati pesaing di bursa Dalian dan Chicago. 

Sebagai komoditas yang berkompetisi ketat di pasar minyak nabati dunia, pergerakan CPO cenderung mengekor tren positif minyak kedelai. Faktor mata uang turut berperan; pelemahan ringgit sebesar 0,38% terhadap dolar AS membuat harga sawit Malaysia menjadi lebih murah dan menggiurkan bagi para pembeli internasional.

Selain faktor teknis dan pasar, para pelaku usaha kini tengah menaruh perhatian penuh pada gelaran Price Outlook Conference di Kuala Lumpur awal Februari mendatang. 

Secara teknikal, analis memperkirakan harga memiliki ruang untuk terus merangkak naik. Jika mampu menembus level resistance 4.316 Ringgit, harga CPO diprediksi berpeluang melesat lebih jauh menuju kisaran 4.343 hingga 4.387 Ringgit per metrik ton.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya