Berita

Gelaran B2B Networking Session: Discover KLIA Attractions di Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Malaysia Gencarkan Promosi Pariwisata Lewat B2B Networking di Jakarta

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 15:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Malaysia Tourism bekerja sama dengan Mitsui Outlet Park KLIA menggelar acara B2B Networking Session: Discover KLIA Attractions di Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi industri pariwisata antara Malaysia dan Indonesia, sekaligus mendukung kampanye Visit Malaysia 2026.

Berdasarkan pantauan RMOL, acara dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dengan penayangan video promosi pariwisata Malaysia, khususnya kawasan Selangor. 


Video tersebut menyoroti beragam destinasi unggulan, termasuk Mitsui Outlet Park KLIA sebagai pusat belanja yang berlokasi sangat dekat dengan bandara serta destinasi wisata utama di Malaysia.

Sejumlah pelaku industri pariwisata dari kedua negara turut hadir, terutama agen perjalanan yang memanfaatkan forum ini untuk menjajaki peluang kerja sama bisnis ke depan.

Executive General Manager of Operations Mitsui Outlet Park KLIA, Frankie Lee, menyampaikan bahwa penyelenggaraan forum B2B ini sejalan dengan strategi pemerintah Malaysia dalam mendorong kunjungan wisatawan melalui kampanye Visit Malaysia 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Frankie juga mengungkapkan target ambisius sektor pariwisata Malaysia untuk menarik 35,6 juta wisatawan, termasuk wisatawan internasional, dengan proyeksi pendapatan mencapai 147,1 miliar Ringgit Malaysia.

“Saya yakin bahwa melalui acara ini, kita tidak hanya dapat mengeksplorasi peluang bisnis baru, tetapi juga memperkuat hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia, memperluas jaringan industri, dan membuka jalan bagi inisiatif pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Pariwisata Malaysia Jakarta, Siti Hajar Mohd Yunus, menilai forum B2B memiliki peran strategis dalam memperkuat sinergi lintas negara di sektor pariwisata. 

Menurutnya, rangkaian Visit Malaysia 2026 menyasar empat segmen utama, yakni keluarga, belanja, kuliner, dan medis.

Ia juga memaparkan keunggulan shopping tourism Malaysia yang dinilai lebih kompetitif dari sisi harga dibandingkan Indonesia.

Daya tarik tersebut diperkuat dengan penyelenggaraan tiga kampanye belanja besar setiap tahun, yang menjadikan Malaysia destinasi favorit bagi wisatawan keluarga dan pencinta belanja.

“Itulah mengapa banyak orang Indonesia suka berbelanja. Mereka juga suka berbelanja barang dan produk kita. Produk kita di Malaysia lebih murah daripada di Indonesia,” ujarnya.

Kemudahan akses turut menjadi faktor pendukung, dengan adanya 747 penerbangan langsung setiap minggu dari Indonesia ke Malaysia, sehingga perjalanan menjadi lebih cepat dan nyaman.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi B2B Networking, yang mempertemukan pelaku industri pariwisata Malaysia dengan agen perjalanan Indonesia untuk berdiskusi dan membangun kerja sama konkret. 

Sebagai penutup, kegiatan ini dimeriahkan dengan lucky draw dan kuis berhadiah, yang semakin menambah antusiasme peserta dalam forum jejaring bisnis pariwisata tersebut.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya