Berita

Kolase Jaya Suprana dan Pandji Pragiwaksono

Jaya Suprana

Mens Rea Membuktikan Humor Tidak Niscaya Lucu

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 10:55 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DARI beberapa hasil penelitian Pusat Studi Humorologi dapat disimpulkan bahwa pada hakikatnya humor tidak niscaya lucu. Keyakinan bahwa humor niscaya lucu sama keliru dengan lukisan niscaya indah atau masakan niscaya lezat.

Humor, lukisan, masakan adalah kata benda, sementara lucu, indah, lezat adalah kata sifat. Pada kenyataan kata benda memiliki sifat yang bisa positif bisa negatif bahkan bebas nilai sebab tidak lepas dari selera dan tafsir pihak yang menilainya. 

Dan perlu diingat bahwa humor apabila diulang-ulang rawan kehilangan kelucuannya sehingga bisa berubah menjadi menjengkelkan bahkan memuakkan.


Sifat humor juga nisbi terkait ruang dan waktu. Misalnya pada upacara pemakaman sebaiknya kita jangan berkisah humor tentang sang jenazah apalagi keluarga jenazah yang dimakamkan. Memang jenazah mustahil merasa tersinggung tetapi pihak keluarga yang sedang berduka mudah merasa tersinggung oleh humor selucu apa pun.

Para politisi juga sensitif terhadap humor kecuali apabila sasaran humor diarahkan ke lawan politik mereka.  Wajar apabila para politisi dari parpol tertentu yang tidak menjadi sasaran humor “Mens Rea” tidak merasa tersinggung namun malah melindungi Panji Pragiwaksono dari kriminalisasi. Juga tidak semua ulama setuju pernyataan Habib Rieziq bahwa “Mens rea” menista agama.

Humoris termasuk para komedian monolog alias stand-up comedy pada hakikatnya merupakan kaum profesional yang mencari nafkah dengan menggunakan humor. Kaum profesional tidak bisa lepas dari peraturan sosial yang apabila tidak bersifat hukum minimal etika. Berarti mereka yang mencari nafkah dengan menggunakan humor wajib mematuhi aturan tata-krama profesional yang mengatur sikap dan perilaku mereka.

Sebagai penggagas dan penulis buku Humorologi, saya menghargai keputusan Panji Pragiwaksono untuk menghentikan pergelaran “Mens Rea” sebagai sebuah sikap arif bijaksana. Risiko menyinggung perasaan (sebenarnya merupakan niat dasar mens rea yang dalam bahasa hukum memang bermakna niat jahat) terlalu besar.

Meski bisa juga dicurigai bahwa segenap hujatan terhadap “Mens Rea” sebenarnya rekayasa yang disengaja manajemen penyelenggara justru demi meningkatkan popularitas Panji Pragiwaksono. Makin dihujat, makin tersohor!

Naga-naganya Panji Pragiwaksono cukup bijak untuk senantiasa tidak lupa pada peribahasa sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga.

Selucu-lucu seorang komedian menampilkan humor akhirnya bisa menjadi tidak lucu juga. Karena memang humor tidak niscaya lucu.

Budayawan dan Pendiri MURI

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya