Berita

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

Rano Karno:

PMI Tempat Pengabdian, Bukan untuk Cari Kekayaan

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 02:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengingatkan bahwa Palang Merah Indonesia (PMI) tempat pengabdian, bukan tempat mencari kekayaan. 

Hal ini dikatakan Rano saat membuka Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) PMI DKI Jakarta Tahun 2026 di Gedung Muhammadiyah, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu 28 Januari 2026.

“PMI ini adalah tugas mulia, sumbangsih nyata bagi kemanusiaan. Karena itu, nilai dasar dan semangat pengabdian PMI harus terus dijaga,” kata Rano dikutip dari PPID DKI Jakarta.


Rano mendorong PMI DKI Jakarta melakukan sejumlah upaya agar dapat memberikan layanan kemanusiaan yang terintegrasi. Di antaranya dengan menetapkan roadmap digitalisasi yang jelas, memastikan integrasi sistem dan data layanan antarsatuan PMI, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia.

Selain itu, Rano mendorong PMI DKI Jakarta untuk menyusun program kerja yang realistis, efisien, dan berorientasi pada dampak, serta memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dunia usaha, dan masyarakat. 

Ia juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang akuntabel dan transparan, mengingat setiap dukungan dan pendanaan yang diterima harus dapat dipertanggungjawabkan secara administratif dan hukum.

Lebih lanjut Rano menyoroti peran strategis PMI dalam layanan donor dan distribusi darah yang dinilainya tidak tergantikan oleh institusi lain. 

Menurutnya, kebutuhan darah di Jakarta sangat besar, sementara kapasitas pengumpulan darah harian masih terbatas dibandingkan dengan jumlah penduduk dan fasilitas kesehatan yang ada.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya