Berita

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik delapan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) dari unsur pemangku kepentingan untuk masa jabatan 2026-2030, Rabu, 28 Januari 2026. (Foto: Tangkapan layar)

Politik

Presiden Prabowo Resmi Lantik Jajaran Anggota DEN Periode 2026–2030

RABU, 28 JANUARI 2026 | 16:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik delapan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) dari unsur pemangku kepentingan untuk masa jabatan 2026-2030, Rabu, 28 Januari 2026. 

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 134 P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Anggota DEN dari Pemangku Kepentingan.

Delapan anggota DEN itu sebelumnya telah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XII DPR RI, sebelum akhirnya mendapat persetujuan dalam rapat paripurna DPR sebagai calon anggota DEN periode 2026-2030.


Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga melantik Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebagai Ketua Harian DEN periode 2026-2030. 
Selain itu, tujuh pejabat Kabinet Merah Putih turut dilantik sebagai anggota DEN dari unsur pemerintahan, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 6 P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan DEN dari Pemerintah.

Mereka antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.

Adapun delapan anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan yang dilantik terdiri dari Johni Jonatan Numberi dan Mohammad Fadhil Hasan dari unsur akademisi; Satya Widya Yudha serta Sripeni Inten Cahyani dari unsur industri; Unggul Priyanto dari unsur teknologi; Saleh Abdurrahman dari unsur lingkungan hidup; serta Muhammad Kholid Syeirazi dan Surono dari unsur konsumen.

Usai pelantikan, Ketua Harian DEN Bahlil Lahadalia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo. Ia menilai pelantikan tersebut memiliki makna historis bagi kelembagaan DEN.

“Pertama, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden karena dalam sejarah, pengarah daripada Dewan Energi Nasional belum pernah dilantik langsung oleh Presiden. Dan pelantikan hari ini menandai babak baru bagi keberlangsungan tugas-tugas kenegaraan dalam konteks bagaimana kita fokus di energi,” ujar Bahlil.

Bahlil menegaskan, energi merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo, khususnya terkait kedaulatan energi, ketahanan energi, dan swasembada energi. Menurutnya, DEN menjadi instrumen penting negara dalam menyusun arah kebijakan dan peta jalan energi nasional.

Ia menilai pelantikan ini mencerminkan komitmen Presiden Prabowo dalam menempatkan sektor energi sebagai prioritas pembangunan nasional, sejalan dengan Asta Cita nomor dua yang kerap disampaikan Presiden.

“Inilah sebagai bentuk komitmen Bapak Presiden yang mempunyai perhatian khusus dalam rangka menempatkan energi sebagai skala prioritas pembangunan. Karena dalam berbagai kesempatan, Bapak Presiden selalu berbicara tentang ketahanan energi dan ketahanan pangan,” katanya.

Bahlil juga menegaskan bahwa para anggota DEN dari pemangku kepentingan yang baru dilantik merupakan hasil seleksi DPR dan berasal dari masyarakat, sementara unsur menteri melanjutkan masa tugasnya. Meski demikian, ia menekankan bahwa kerja-kerja DEN telah berjalan sejak sebelumnya.

“Ini bukan berarti kita baru kerja. Kita sudah bekerja dengan membangun beberapa tahapan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), sampai dengan bagaimana membangun berbagai kebijakan, termasuk pembangunan energi baru terbarukan dan juga mendorong penggunaan tenaga nuklir,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan pelantikan tersebut, seluruh agenda dan tugas DEN dapat dijalankan secara optimal sesuai arahan Presiden Prabowo selaku Ketua Umum DEN. Bahlil menegaskan bahwa Presiden Prabowo tetap menjadi pimpinan utama DEN, sementara dirinya menjalankan tugas sebagai Ketua Harian dalam pelaksanaan sehari-hari.



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya