Berita

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Nusantara

Temuan LPS: 15,3 Juta Warga RI Usia Produktif Belum Punya Rekening

RABU, 28 JANUARI 2026 | 02:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 15,3 juta penduduk usia produktif di Indonesia tercatat belum tersentuh layanan perbankan.

“Saat ini jumlah penduduk yang produktif, usia 15 tahun sampai 69 tahun, yang belum mempunyai rekening adalah sebanyak 15,3 juta jiwa pada tahun 2025,” kata Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa 27 Januari 2026.

Anggito menegaskan, perluasan inklusi keuangan menjadi salah satu prioritas utama LPS tahun ini. Lembaganya menargetkan jumlah masyarakat usia produktif yang belum memiliki rekening bank bisa ditekan menjadi sekitar 13 juta jiwa.


Untuk mencapai target tersebut, LPS akan menggandeng berbagai otoritas keuangan, khususnya para anggota KSSK yang terdiri dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami punya program LIKE IT, misalnya, untuk menguatkan kepercayaan dan perlindungan masyarakat,” kata Anggito.

Melalui berbagai program tersebut, LPS berharap semakin banyak masyarakat usia produktif yang masuk ke sistem keuangan formal dan mampu memanfaatkan layanan keuangan secara optimal.

“Jadi, target yang kami tetapkan di 2026 adalah menambah jumlah penduduk produktif yang nantinya akan memiliki rekening sehingga bisa mengakses sektor keuangan dan bisa mendapatkan layanan-layanan keuangan yang diperlukan,” pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya