Ketua Dewan Pakar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur (Kaltim), Nidya Listiyono. (Foto: Dok. JMSI)
Ketua Dewan Pakar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur (Kaltim), Nidya Listiyono. (Foto: Dok. JMSI)
Menurut Ketua Dewan Pakar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur (Kaltim), Nidya Listiyono, tantangan utama pers ke depan bukan lagi soal kebebasan semata, melainkan kemampuan media menyesuaikan diri dengan ekosistem digital yang cepat dan pola konsumsi informasi generasi muda.
“Kebebasan pers sudah cukup terjaga. Tantangan sekarang adalah bagaimana pers tetap relevan, bertanggung jawab, dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, termasuk menghadapi karakter pembaca Gen Z,” ujar Nidya dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 27 Januari 2026.
Populer
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
UPDATE
Rabu, 28 Januari 2026 | 00:08
Rabu, 28 Januari 2026 | 00:04
Selasa, 27 Januari 2026 | 23:44
Selasa, 27 Januari 2026 | 23:28
Selasa, 27 Januari 2026 | 23:21
Selasa, 27 Januari 2026 | 23:18
Selasa, 27 Januari 2026 | 23:18
Selasa, 27 Januari 2026 | 23:01
Selasa, 27 Januari 2026 | 22:57
Selasa, 27 Januari 2026 | 22:55