Berita

Ketua Paguyuban Lender Dana Syariah Indonesia (DSI), Ahmad Pitoyo. (Foto: Tangkapan Layar)

Hukum

Ngadu ke DPR, Paguyuban Lender Minta Aset DSI Dibagikan ke Korban

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 18:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Paguyuban Lender PT Dana Syariah Indonesia (DSI) mengadu ke Komisi XI DPR terkait penanganan aset perusahaan mencapai ratusan miliar rupiah.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi XI DPR, Ketua Paguyuban Lender DSI Ahmad Pitoyo meminta aset DSI tidak langsung disita untuk proses hukum, melainkan dibagikan terlebih dahulu kepada para lender yang menjadi korban.

“To the point saja, ada aset sebesar Rp450 miliar, bahkan mungkin lebih. Setelah dikonfirmasi ke penasihat hukum (korban), jangan disita dulu tapi bagikan saja dulu (ke korban)," kata Ahmad, Selasa, 27 Januari 2026.


Jika aset tersebut dibawa ke proses persidangan, ia khawatir proses pengembalian aset korban terlalu lama. Padahal, sebagian besar lender merupakan pensiunan yang kini berada dalam kondisi kesulitan ekonomi.

Ahmad menjelaskan, aset senilai Rp450 miliar itu berasal dari beberapa sumber, di antaranya pembayaran borrower yang masih aktif, aset gedung milik DSI, serta hasil lelang aset macet. Aset tersebut kini disita Bareskrim sejak 23 Januari 2026.

Ahmad juga mengungkapkan, kondisi para lender saat ini sangat memprihatinkan. Bahkan ada dua korban meninggal dunia karena tidak memiliki dana untuk biaya perawatan rumah sakit.

“Kami jujur saja Pak, para pensiunan ini sudah sangat-sangat menjerit. Sudah tidak ada uang lagi, karena kita total-totalan (investasi di DSI) di sana Pak," jelasnya.

Paguyuban Lender juga meminta Komisi XI DPR untuk mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil alih sementara manajemen DSI agar operasional tetap berjalan dan proses pengembalian dana kepada lender bisa dilakukan.

“Karena kalau (manajemen) sudah tersangka, itu DSI-nya tidak ada yang mengurus lagi Pak. Sehingga (harapannya) operasionalnya jalan dulu, terus yang dijanjikan (pengembalian dana) itu dibagi kepada kita Pak," lanjut Ahmad.

Ahmad menambahkan, saat ini Paguyuban Lender DSI menaungi 5.027 orang lender dengan total dana mencapai Rp1,449 triliun.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya