Berita

Gedung PT Aneka Tambang (Antam di Jakarta Selatan (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Melemah 0,60 Persen di Sesi I, Saham BBCA dan ANTM Jadi Pusat Transaksi

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 12:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada jeda perdagangan sesi I, Selasa siang 27 Januari 2026, sebesar 0,60 persen atau 53 poin ke level 8.921. 

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat mencapai titik tertinggi di level 8.978 dan terendah di level 8.873.

Dari total 858 saham yang diperdagangkan, sebanyak 250 emiten menguat, 461 emiten melemah, dan 147 saham lainnya stagnan. Frekuensi transaksi tercatat mencapai 2,03 juta kali dengan nilai transaksi sebesar Rp15,05 triliun, sementara kapitalisasi pasar perdagangan tercatat Rp16,24 triliun.


Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi tiga saham dengan nilai transaksi tertinggi pada sesi ini.

Mayoritas sektor mengalami pelemahan, dengan delapan sektor turun dan tiga sektor lainnya mencatatkan penguatan.

Sektor yang melemah antara lain:

- Keuangan turun 1,02 persen ke level 1.504
- Properti turun 1,26 persen ke level 1.219
- Konsumer non-primer turun 0,47 persen ke level 851
- Bahan baku turun 2,10 persen ke level 2.423
- Industri turun 3,45 persen ke level 2.148
- Transportasi turun 0,07 persen ke level 2.022
- Energi turun 0,05 persen ke level 4.581
- Kesehatan turun 0,85 persen ke level 2.118

Sementara itu, sektor yang menguat meliputi:

- Infrastruktur naik 0,76 persen ke level 2.787
- Konsumer primer naik 0,81 persen ke level 1.405
- Teknologi naik 0,97 persen ke level 9.461

Dirangkum dari berbagai sumber, analis menilai, pelemahan IHSG pada sesi pagi ini didorong oleh tekanan dari sektor industri dan bahan baku, yang merupakan kontributor besar terhadap pergerakan indeks, meski beberapa sektor defensif seperti infrastruktur dan teknologi mampu menahan laju penurunan secara keseluruhan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya