Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Tekno

Nvidia Rilis Peramal Cuaca AI, Diklaim Lebih Cepat dan Murah

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 09:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen chip Nvidia resmi memperkenalkan tiga model kecerdasan buatan (AI) sumber terbuka yang dirancang untuk menghasilkan prakiraan cuaca dengan lebih cepat, lebih murah, dan tetap akurat dalam pertemuan tahunan American Meteorological Society yang digelar di Houston, Amerika Serikat pada Senin 26 Januari 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Nvidia untuk memperluas pengembangan perangkat lunak sumber terbuka, khususnya di bidang sains dan iklim. Perusahaan chip AI tersebut menilai teknologi AI mampu menggantikan metode simulasi cuaca konvensional yang selama ini dikenal mahal dan membutuhkan waktu komputasi yang sangat lama.

Menurut Nvidia, model AI mampu menyaingi bahkan melampaui akurasi sistem peramalan cuaca tradisional. Selain itu, setelah melalui tahap pelatihan, model AI dapat dijalankan dengan biaya jauh lebih rendah dan kecepatan yang jauh lebih tinggi.


Direktur Riset Simulasi Iklim Nvidia, Mike Pritchard, menyebut keunggulan utama teknologi ini adalah kecepatan komputasinya. “Setelah dilatih, AI bisa berjalan hingga 1.000 kali lebih cepat. Ini membuat simulasi cuaca skala besar dapat dilakukan tanpa beban biaya dan waktu seperti sebelumnya,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Selasa 27 Januari 2026.

Ia menjelaskan bahwa manfaat praktis dari teknologi ini sangat besar, khususnya bagi industri asuransi yang membutuhkan analisis risiko cuaca ekstrem, seperti banjir besar atau badai hebat. Selama ini, peramalan kejadian ekstrem dilakukan melalui ribuan skenario cuaca (ensemble) yang memerlukan daya komputasi sangat besar. 

Dengan model AI, perusahaan asuransi kini dapat menjalankan hingga sekitar 10.000 skenario prakiraan cuaca secara bersamaan. Hal ini membantu mereka memahami kemungkinan terburuk secara lebih detail dan cepat, tanpa harus menunggu hasil simulasi selama berhari-hari.

Model-model baru tersebut tergabung dalam proyek Earth-2 Nvidia. Paket ini mencakup model untuk prakiraan cuaca hingga 15 hari ke depan, model khusus prakiraan jangka pendek hingga enam jam untuk badai hebat di Amerika Serikat, serta model yang menggabungkan berbagai data dari sensor cuaca sebagai dasar prakiraan yang lebih akurat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya