Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Jika Ijazah Jokowi Terbukti Palsu akan Membongkar Segala Kejahatan yang Ditutupi

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 06:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kontroversi ijazah Joko Widodo alias Jokowi dipastikan bukan cuma perkara sengketa dua pihak, ala cekcok tetangga, yang bisa diselesaikan di ruang tamu. 

Aktivis Bongkar Ijazah Jokowi (Bon Jowi) Lukas Luwarso mengatakan, validasi dokumen ijazah pejabat publik, level presiden, bukanlah perkara antara penuduh dan tertuduh. 

"Ini soal keadaban politik, kesadaran publik, dan pengelolaan republik," kata Lukas melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 27 Januari 2026.


Lukas mengatakan, pembatalan mendadak status tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis melalui pemberian surat perintah penghentian penyidikan (SP3), menyiratkan kepanikan dan ketakutan akan terbongkarnya kejahatan pemalsuan. 

"Ijazah Jokowi menjadi semacam "kotak pandora". Jika terbuka bakal mengungkap segala kejahatan dan kepalsuan yang ditutupi," kata Lukas.

Di sisi lain, kata Lukas, restorative justice kini menjadi simbol eufemisme takluknya hukum di hadapan kuasa mafia. 

"Keputusan Polda Metro Jaya menghentikan penyidikan terhadap Eggi-Lubis, tapi melanjutkan mengadili enam tersangka lainnya, akan tercatat dalam sejarah," pungkas Lukas. 

Enam tersangka tersebut adalah Kurnia Tri Rohyani, M. Rizal Fadillah, Rustam Effendi, Roy Suryo, Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa, dan Rismon Hasiholan Sianipar.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya