Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gema Bangsa, Joko Kanigoro. (Foto: Dokumentasi Partai Gema Bangsa)
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gema Bangsa, Joko Kanigoro. (Foto: Dokumentasi Partai Gema Bangsa)
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gema Bangsa, Joko Kanigoro mengatakan, hal ini adalah keputusan politik yang sadar, keras dan penuh risiko dengan menjadikan Prabowo Subianto sebagai alat sejarah.
"Sebagai jalan transisi dan sebagai palu untuk menghantam struktur lama yang membuat Indonesia terus terjebak sebagai bangsa setengah merdeka," kata Joko dalam keterangannya, Senin 26 Januari 2026.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31
Selasa, 01 September 2026 | 11:03
UPDATE
Minggu, 06 September 2026 | 05:51
Minggu, 06 September 2026 | 05:16
Minggu, 06 September 2026 | 04:52
Minggu, 06 September 2026 | 04:22
Minggu, 06 September 2026 | 03:53
Minggu, 06 September 2026 | 03:23
Minggu, 06 September 2026 | 02:50
Minggu, 06 September 2026 | 02:21
Minggu, 06 September 2026 | 01:59
Minggu, 06 September 2026 | 01:46