Berita

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gema Bangsa, Joko Kanigoro. (Foto: Dokumentasi Partai Gema Bangsa)

Politik

Dukung Prabowo, Gema Bangsa Bukan Cari Jabatan

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 02:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dukungan Partai Gema Bangsa kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 bukan pilihan pragmatis, apalagi sampai memanfaatkan kekuasaan dengan embel-embel jabatan.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gema Bangsa, Joko Kanigoro mengatakan, hal ini adalah keputusan politik yang sadar, keras dan penuh risiko dengan menjadikan Prabowo Subianto sebagai alat sejarah.

"Sebagai jalan transisi dan sebagai palu untuk menghantam struktur lama yang membuat Indonesia terus terjebak sebagai bangsa setengah merdeka," kata Joko dalam keterangannya, Senin 26 Januari 2026.


Alasan Partai Gema Bangsa mengambil siap ini, kata Joko, karena Indonesia hari ini belum benar-benar mandiri dan berdaulat. 

Menurut Joko, Indonesia masih hidup dalam ekonomi yang dikendalikan oleh modal besar, tunduk pada kepentingan global, dan masih disandera oleh oligarki yang menyusup ke dalam negara.

"Dukungan pada Pilpres 2029 harus dipahami sebagai upaya merebut kembali negara dari tangan para pemilik modal, para perampok sumber daya dan para makelar kekuasaan," kata Joko.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya