Berita

Dude Harlino-Alyssa Soebandono. (Foto: Instagram @dude2harlino)

Entertainment

Kasus Dana Syariah Indonesia

Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Bakal Diperiksa Bareskrim

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 23:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Artis yang pernah menjadi brand ambassador PT Dana Syariah Indonesia (DSI) dipastikan bakal diperiksa penyidik Bareskrim Polri. Langkah ini dilakukan untuk mengusut kasus dugaan fraud atau kecurangan yang menyeret perusahaan fintech lending syariah tersebut.

“Pastinya akan dipanggil dan dimintai keterangan oleh Tim Penyidik untuk kepentingan dan kebutuhan penyidikan dalam penanganan perkara a quo,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Senin, 26 Januari 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah artis yang diketahui pernah menjadi brand ambassador Dana Syariah Indonesia di antaranya Dude Harlino dan istri, Alyssa Soebandono. Keduanya kerap tampil sebagai wajah promosi DSI dalam berbagai kampanye, acara, hingga talkshow perusahaan.


Ade mengatakan pemeriksaan terhadap para artis dilakukan guna melengkapi alat bukti dan keterangan saksi dalam proses penyidikan. Ia menegaskan pemeriksaan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Yang jelas penyidik terus bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk terus mencari dan menemukan alat bukti,” ujarnya.

Kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia menyita perhatian publik lantaran menjadi salah satu skandal terbesar di sektor fintech lending syariah. Perkara ini resmi naik ke tahap penyidikan sejak 14 Januari 2026.

Saat ini penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti guna menetapkan tersangka. Perkara tidak hanya menyeret ribuan pemberi pinjaman atau lender, tetapi juga membuka dugaan praktik proyek fiktif, manipulasi data peminjam, hingga pola pembayaran yang diduga menyerupai skema ponzi. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp2,4 triliun.

Sebagai bagian dari penyidikan, Bareskrim Polri telah menggeledah kantor PT DSI yang berlokasi di District 8, Prosperity Tower lantai 12 unit A, B, dan J, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 52–53, Jakarta Selatan, pada Jumat, 23 Januari 2025.

Kasus ini diusut berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/512 tertanggal 15 Oktober 2025, dengan dugaan pelanggaran Pasal 158 Peraturan OJK Nomor 40 Tahun 2024 tentang LPBBTI, antara lain Pasal 158 huruf A, D, E, dan N.

Tempus perkara disebut berlangsung sejak 2018 hingga 2025. Ade menjelaskan, DSI menghimpun dana dari para lender atau investor untuk membiayai sejumlah proyek dari pihak yang bekerja sama. Namun dalam perjalanannya, DSI diduga menyalahgunakan dana tersebut dengan menggunakan data perusahaan peminjam yang masih memiliki perjanjian aktif untuk dilekatkan pada proyek-proyek fiktif.

“Modusnya penggunaan data atau informasi existing borrower tanpa sepengetahuan mereka, digunakan PT DSI untuk dilekatkan pada proyek-proyek fiktif,” ungkap Ade akhir pekan lalu.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya