Berita

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Pertahanan

Oknum TNI AL Pengeroyok Buruh di Talaud Bakal Ditindak Tegas

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 17:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan akan menindak tegas sejumlah oknum TNI Angkatan Laut yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap seorang buruh di Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Agus menyatakan bahwa Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) telah mengambil langkah-langkah baik secara internal maupun eksternal terkait kasus tersebut.

“Sudah. Jadi KSAL sudah membuat langkah-langkah ke dalam dan ke luar. Ya ke dalamnya nanti akan diproses, kemudian ke luarnya sudah minta maaf ke keluarganya,” kata Agus kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.


Menanggapi informasi awal bahwa insiden tersebut dipicu oleh kondisi oknum prajurit yang diduga dalam keadaan mabuk, Agus menegaskan TNI tidak akan mentoleransi perilaku yang melanggar aturan.

“Iya, pokoknya kalau berbuat yang tidak sesuai, akan kita tindak tegas ya. Masih banyak prajurit yang baik,” tegasnya.

Saat ditanya kemungkinan sanksi pemecatan terhadap para pelaku, Agus menyatakan bahwa proses hukum dan disiplin akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ya nanti kita lihat, kan tidak langsung dipecat lah. Kita lihat kesalahannya apa. Ada, ada langkah-langkahnya juga dalam penyelesaian hukum ya,” pungkasnya.

Beredar di media sosial video yang merekam aksi kemarahan warga atas tindakan sejumlah anggota TNI Angkatan Laut yang diduga telah menganiaya seorang warga sipil di Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara pada Kamis malam, 22 Januari 2026.

Salah satunya lewat akun Instagram @badanintelijenngopi yang menampilkan puluhan warga yang menggeruduk Markas Komando Pangkalan TNI AL (Mako Lanal) pascakejadian pengeroyokan.


Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya