Berita

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Presiden Tekankan Indonesia Harus Mandiri

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 13:26 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Presiden Prabowo Subianto tidak memberikan arahan baru yang bersifat khusus kepada jajaran kabinet usai menyampaikan pidato pada World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyinggung situasi geopolitik global yang semakin tidak menentu dan sarat ketegangan.

“Kita berkumpul di sini di Davos di tengah masa ketidakpastian yang besar. Masa di mana perang terus berkecamuk. Masa di mana kepercayaan antarnegara, antarinstitusi, dan antarmanusia sedang rapuh,” ujar Prabowo dalam forum tersebut, Kamis, 22 Januari 2026.


Menanggapi pidato itu, Prasetyo menjelaskan bahwa arah kebijakan pemerintah sejatinya telah digariskan sejak awal masa pemerintahan. Presiden, kata dia, menekankan pentingnya memperkuat kemandirian nasional agar Indonesia tidak bergantung pada pihak luar dalam kondisi apa pun, termasuk jika terjadi eskalasi konflik global hingga skenario terburuk seperti Perang Dunia Ketiga.

“Sejak awal arahannya sudah jelas. Dalam kondisi apa pun kita harus berusaha mandiri. Pertama mandiri pangan, kemudian mandiri energi, lalu kemandirian di sektor-sektor lain, termasuk ekonomi, supaya kalau terjadi sesuatu kita tidak bergantung pada pihak luar,” ujar Prasetyo saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.

Menurut Prasetyo, penekanan Presiden Prabowo di forum internasional tersebut sejalan dengan agenda domestik yang tengah dijalankan kabinet. Pemerintah saat ini terus memprioritaskan penguatan ketahanan pangan, energi, dan ekonomi nasional sebagai fondasi utama menghadapi ketidakpastian global.

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memastikan stabilitas nasional tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi dunia yang terus berkembang.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tiga ABK WNI Hilang dalam Ledakan Kapal UEA di Selat Hormuz

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:50

Kemenhaj Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Oleh-oleh Haji

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:15

KPK Sempat Cari Suami Fadia Arafiq Saat OTT Kasus Korupsi Pemkab Pekalongan

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:08

AWKI Ajak Pelajar Produksi Film Pendek Bertema Kebangsaan

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:06

Sambut Nyepi, Parade Ogoh-Ogoh Meriahkan Bundaran HI

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:32

Sekjen PSI Jalankan Amanah Presiden Prabowo Benahi Tata Kelola Hutan

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:15

Balas Serangan Israel, Iran Bombardir Kilang Minyak Haifa

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:10

15 Vaksinasi Wajib untuk Anak Menurut IDAI dengan Jadwalnya

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:05

Zendhy Kusuma Soroti Bahaya Penghakiman Digital Usai Video Restoran Bibi Kelinci

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:01

3 Gejala Campak yang Perlu Diwaspadai, Jangan Sampai Salah

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:00

Selengkapnya