Berita

Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis, Ahmad Khozinudin. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Ahmad Khozinudin Tutup Pintu Damai dengan Jokowi

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 05:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Strategi adu domba dan memecah belah perjuangan terus dijalankan untuk mematahkan semangat Roy Suryo cs dalam membongkar kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)

Demikian disampaikan Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis, Ahmad Khozinudin melalui keterangan tertulis, dikutip Senin 26 Januari 2026.

Khozinudin mengatakan, pemeriksaan Rizal Fadillah, Rustam Efendi dan Kurnia Tri Royani selaku tersangka di Polda Metro Jaya pada Kamis 22 Januari 2026 merupakan tindak lanjut dari upaya adu domba dan pecah belah perjuangan.


"Rustam Efendi dan Kurnia Tri Royani diiming-imingi Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dengan bayaran menghentikan perjuangan," kata Khozinudin.

Khozinudin sendiri mengaku mendapat informasi ada orang yang ingin bertemu dengannya. Tujuannya agar dirinya berdamai dengan Jokowi.

"Saya tak akan pernah mau berdamai dengan kebohongan, kepalsuan dan kezaliman," kata Khozinudin.

Dalam sejumlah dialog program TV, lanjut Khozinudin, tawaran SP3 itu terus masif dijajakan. Baik dengan bahasa eksplisit maupun implisit. 

"Semua kompak mengajak sowan ke Solo, untuk berdamai dengan tujuan merestorasi ijazah palsu menjadi asli," kata Khozinudin.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya