Berita

Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang. (Foto: Repro)

Politik

Tanpa Keadilan, Publik akan Selalu Curiga terhadap Proses Hukum

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 01:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengembalikan penegakan hukum ke prinsip due process of law yang sehat, transparan, akuntabel, bebas konflik kepentingan, dan berkeadilan menjadi sorotan.

Hal ini dikatakan mantan Pimpinan KPK Saut Situmorang, dalam perbincangan di kanal YouTube Awalil Rizky bertajuk "Pajak Sarang Koruptor!? Salah Sistemnya atau aparat fiskusnya?".

"Ke literatur mana pun kita pergi, mau ke Amerika atau ke mana, memberantas korupsi itu pasti bicara empat hal, transparan, akuntabel, bebas konflik kepentingan, dan fair,” kata Saut seperti dikutip RMOL, Minggu 25 Januari 2026.


Ia mengingatkan, tanpa prinsip fairness, publik akan selalu curiga terhadap proses hukum. Kecurigaan itu muncul ketika hanya pihak tertentu yang diproses, sementara pihak lain dengan kasus serupa luput dari perhatian.

Saut juga menyinggung kasus yang pernah melibatkan Tom Lembong, di mana ia menyaksikan langsung proses persidangan hingga berujung pada sanksi terhadap hakim oleh Komisi Yudisial.

"Wajah hakim itu saya tatap. Lu bener nggak jadi hakim? Ternyata di Komisi Yudisial menunggu mereka. Dikasih sanksi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dalam penerapan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi, unsur kerugian negara harus dibuktikan secara hati-hati, terutama jika tidak ditemukan adanya kickback.

Saut juga mengingatkan praktik tekanan terhadap auditor yang kerap membuat sesuatu yang tidak ada menjadi seolah-olah ada.

"Kalau semuanya dilakukan dengan empat prinsip tadi, nggak ada judgment role jadi isu,” kata Saut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya