Berita

Mantan pimpinan KPK, Saut Situmorang. (Foto: Tangkapan Layar)

Hukum

Saut Situmorang:

Korupsi Sektor Pajak Terjadi karena Penyelewengan Kekuasaan

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 18:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Korupsi di sektor pajak tidak melulu salah wajib pajak, melainkan maraknya praktik kotor penyelenggara negara atau pejabat pajak dengan menyelewengkan kekuasaan.

Begitu yang disampaikan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang dalam perbincangan di kanal YouTube Awalil Rizky bertajuk "Pajak Sarang Koruptor!? Salah Sistemnya atau aparat fiskusnya?"

"Kemarin Purbaya (Menteri Keuangan) ngomong korupsi pajak karena si fiskus (aparat) dan WP (wajib pajak)-nya. Saya bilang jangan pernah menyalahkan WP. Korupsi itu by definition disimpang karena kekuasaan," kata Saut seperti dikutip RMOL, Minggu, 25 Januari 2026.


Menurut Saut, wajib pajak mengikuti apa yang diinginkan pejabat pajak agar urusannya berjalan.

Sementara penyelenggara negara punya posisi menggiurkan dan cenderung terjadi penyelewengan jabatan.

"Semua kasus penyelewengan pajak dan yang lain-lain itu korupsi secara keseluruhan. Kalau dalam perspektif korupsi, jangan pernah menyalahkan rakyat, si pemegang kekuasaan itulah yang dikejar," tegasnya.

KPK baru-baru ini mengungkap kasus korupsi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Jakarta Utara. Dalam kasus ini, tiga pejabat menjadi tersangka, yakni Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu; Tim Penilai di KPP Madya Jakarta Utara Askob Bahtiar; dan Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara Agus Syaifudin.

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka lantaran kedapatan bagi-bagi duit haram Rp4 miliar hasil suap pengemplangan pajak, pada Jumat, 9 Januari 2026.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya