Berita

PM Kanada, Mark Carney dan Presiden AS Donald Trump (Foto: Reuters)

Dunia

Trump Ultimatum Kanada: Dagang dengan Tiongkok Dibalas Tarif 100 Persen

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 09:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ultimatum keras kepada Kanada. 

Ia mengancam akan mengenakan tarif impor hingga 100 persen terhadap seluruh barang asal Kanada jika negara itu melanjutkan kerja sama dagang dengan Tiongkok. 

Ancaman tersebut disampaikan Trump pada Sabtu waktu setempat, 24 Januari 2026, di tengah hubungan AS dan Kanada yang semakin tegang.


“Jika Carney berpikir dia akan menjadikan Kanada sebagai ‘Drop Off Port’ bagi Tiongkok untuk mengirim barang dan produk ke AS, maka dia sangat keliru,” tulisnya melalui platform Truth Social, seperti dikutip AFP.

"Jika Kanada membuat kesepakatan dengan Tiongkok, maka Kanada akan segera dihantam tarif 100 persen terhadap seluruh barang dan produk Kanada yang masuk ke AS." ancam Trump.

Trump juga melontarkan pernyataan keras terkait dampak kerja sama Tiongkok bagi Kanada. 

“Tiongkok akan memakan Kanada hidup-hidup, benar-benar melahapnya, termasuk menghancurkan bisnis mereka, tatanan sosial, dan cara hidup mereka secara umum,” kata dia.

Pernyataan Trump muncul setelah Perdana Menteri Kanada Mark Carney melakukan kunjungan ke Beijing dan menyebut adanya kemitraan strategis baru dengan Tiongkok. 

Sementara itu, Menteri Perdagangan Kanada untuk urusan AS, Dominic LeBlanc, menegaskan tidak ada rencana perjanjian perdagangan bebas dengan Tiongkok. 

“Tidak ada upaya mengejar perjanjian perdagangan bebas dengan Tiongkok. Yang dicapai adalah penyelesaian atas beberapa isu tarif penting,” tulisnya di media sosial X.

Ancaman Trump dinilai serius karena Kanada sangat bergantung pada pasar Amerika Serikat, yang menyerap lebih dari tiga perempat total ekspor negara itu. 

Sejumlah sektor utama seperti otomotif, aluminium, dan baja juga berpotensi terdampak jika tarif tinggi benar-benar diberlakukan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya