Berita

Deklarasi Indonesia Bersinar di Aula Gedung Olahraga Bukit Tunjuk, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. (Foto: Dokumen BNN)

Presisi

Komjen Suyudi Ario Seto:

Perang Lawan Narkoba Bukan cuma Terpusat di Kota Besar

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 16:55 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penguatan program pencegahan narkoba di tingkat desa menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari ancaman obat-obatan berbahaya.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto saat peluncuran Program Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) yang digagas Badan BNN melalui kolaborasi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), serta Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Aula Gedung Olahraga Bukit Tunjuk, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, pada Kamis 22 Januari 2026.

Suyudi mengatakan, program ini menjadi bagian dari strategi nasional yang menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menyentuh wilayah pedesaan melalui sinergi aparat negara dan partisipasi aktif masyarakat.


“Momentum ini sejalan dengan pondasi kebijakan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin ke-6 tentang pembangunan dari desa dan poin ke-7 tentang pemberantasan narkoba," kata Suyudi melalui keterangan tertulis, Sabtu 24 Januari 2026.

Direktur Eksekutif Bureaucracy and Service Watch (IBSW) Nova Andika, memberikan apresiasi atas langkah kolaboratif yang dilakukan BNN bersama Kemendes PDT, pemerintah daerah, serta asosiasi pemerintah daerah tersebut.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif merupakan strategi yang tepat untuk memutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba secara berkelanjutan.

“Ini menunjukkan keseriusan negara dalam menghadirkan solusi nyata dan berkelanjutan dalam perang melawan narkoba, khususnya di wilayah pedesaan,” kata Nova.

Andika juga menilai, langkah BNN yang menggandeng Kemendes PDT serta asosiasi pemerintah daerah merupakan pendekatan strategis untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat desa.

“Ketika desa diperkuat dengan regulasi, pendampingan, dan edukasi yang tepat, maka desa akan menjadi benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. Inilah bentuk kehadiran negara yang sesungguhnya,” kata Andika.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya