Berita

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto saat berpidato dalam kegiatan World Economic Forum Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss. (Foto: tangkapan layar)

Dunia

Pidato Prabowo di WEF Annual Meeting 2026 Dipuji Diaspora

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 09:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam gelaran World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss menuai apresiasi dari diaspora Indonesia.

Salah satunya disampaikan diaspora Indonesia di Davos, Alvin Wihono. Alvin yang tercatat sebagai mahasiswa magister di ETH Zurich memandang Prabowo sukses memperlihatkan seorang pemimpin dengan visi jangka panjang.

“Menurut saya, Pak Prabowo adalah sosok yang memiliki mimpi besar,” kata Alvin dikutip redaksi, Sabtu, 24 Januari 2026.


Momen WEF Annual Meeting 2026 baginya menjadi titik penting yang bisa mencerminkan harapan generasi muda terhadap arah masa depan Indonesia. Kehadiran Presiden Prabowo di Davos menjadi langkah strategis Indonesia yang baik di mata dunia.

Dalam forum ekonomi global tersebut, Presiden Prabowo menegaskan supremasi hukum sebagai fondasi utama iklim investasi, sekaligus menegaskan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat kepercayaan investor.

“Tidak akan ada iklim investasi tanpa kepastian penegakan hukum yang adil. Tidak seorang pun akan datang untuk berinvestasi di negara yang tidak taat hukum atau memiliki tradisi hukum yang meragukan,” tegas Prabowo.

Prabowo juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu serta menempatkan hukum di atas segala kepentingan.

“Kami bertekad memerangi korupsi ini secara langsung. Ini tantangan, tidak banyak orang yang percaya kita bisa melakukannya, tetapi kita tidak punya pilihan. Saya telah dilantik, saya telah disumpah untuk menegakkan konstitusi dan supremasi hukum,” tegas Prabowo.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya