Berita

CEO Krista Exhibitions Daud D Salim. (Foto: Krista Exhibitions)

Bisnis

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 05:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketegangan geopolitik global yang terus meningkat dinilai tidak akan menghambat pertumbuhan industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Indonesia. 

Sebaliknya, kondisi tersebut justru membuka peluang baru bagi Indonesia untuk tampil sebagai destinasi penyelenggaraan event internasional yang aman dan stabil.

Pandangan ini disampaikan pelaku industri MICE nasional Daud D Salim di sela konferensi pers terkait rangkaian pameran Krista Exhibitions sepanjang 2026, Jumat 23 Januari 2026.


Menurut CEO Krista Exhibitions tersebut, posisi Indonesia sebagai negara non-blok menjadi keunggulan strategis di tengah konflik global yang kian memanas.

“Sebagai negara yang aman dan damai, kondisi ini justru meningkatkan daya tarik Indonesia di mata investor dan pelaku industri global,” ujar Daud

Ia mengungkapkan, sepanjang 2025 industri MICE di Indonesia mencatat perputaran ekonomi mencapai Rp11,82 triliun. Industri ini menyelenggarakan lebih dari 134 event, melibatkan sekitar 95 ribu tenaga kerja, 44.800 pelaku UMKM, serta menarik total 10,8 juta pengunjung.

Sementara itu, Krista Exhibitions sepanjang 2026 berencana menggelar 30 pameran dengan beragam tema. Salah satu agenda terbesar adalah pameran internasional sektor makanan, minuman, dan HoReCa bertajuk Interfood Indonesia.

Karena tingginya minat peserta, penyelenggaraan Interfood Indonesia 2026 akan dipindahkan ke lokasi yang lebih luas, yakni NICE (Nusantara International Convention Exhibition) PIK 2.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya