Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno. (Foto: Tim Eddy Soeparno)

Politik

Eddy Soeparno:

Prabowonomics Relevan dengan Upaya Wujudkan Keadilan dan Perdamaian Dunia

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 21:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk membangun kesejahteraan rakyat yang berkeadilan melalui pemerintahan yang bersih, ekonomi terbuka, dan peran aktif dalam menjaga perdamaian dunia. 

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato kunci pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026.

Bagi Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno pidato Presiden Prabowo membawa pesan kuat yang relevan secara global dan konsisten dengan prinsip kebijakan ekonomi Prabowo bahwa tidak ada rakyat yang ditinggalkan dalam pembangunan.


“Gagasan no one is left behind yang disampaikan Presiden Prabowo menjadi komitmen Indonesia untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari kemajuan ekonomi dan kehadiran negara memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Eddy kepada wartawan, Jumat 23 Januari 2026.

Wakil Ketua Umum PAN ini menjelaskan gagasan Prabowonomics yang disampaikan di forum ekonomi global seperti World Economic Forum (WEF) relevan dengan upaya mewujudkan keadilan dan perdamaian dunia. 

“Konsep ini tidak berhenti di pidato, tapi Presiden Prabowo juga sampaikan bagaimana program MBG yang telah melayani 59 juta warga menjadi bukti kehadiran negara dalam memenuhi gizi rakyatnya secara berkeadilan,” lanjutnya. 

Eddy menggarisbawahi pilihan Indonesia untuk menekankan pesan no one is left behind di forum ekonomi dunia adalah refleksi strategi kebijakan luar negeri yang seimbang antara keterlibatan aktif dalam kerja sama global dan perlindungan kepentingan serta kesejahteraan rakyatnya. 

“Kemakmuran, perdamaian dan keadilan adalah hak setiap warga dunia dan hanya bisa terpenuhi dengan kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan rakyat,” demikian Eddy.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya