Berita

BNI menjalin kerja sama strategis dengan PT Siemens Indonesia dalam rangka memperkuat ekosistem kelistrikan dan industri nasional.(Foto: PT BNI)

Bisnis

BNI-Siemens Indonesia Kerja Sama Pembiayaan Rp300 Miliar

Perkuat Ekosistem Kelistrikan Nasional
JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 11:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menjalin kerja sama strategis dengan PT Siemens Indonesia dalam rangka memperkuat ekosistem kelistrikan dan industri nasional. Melalui kolaborasi ini, BNI menyediakan fasilitas pembiayaan bagi mitra dan distributor Siemens dengan total plafon mencapai Rp300 miliar.

Kerja sama tersebut mencakup pembiayaan proyek (project financing) dan pembiayaan modal kerja yang ditujukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan proyek serta menjaga keberlanjutan arus kas para distributor resmi Siemens di Indonesia.

Penandatanganan kerja sama dilakukan melalui Distributor Financing Corporate Agreement yang ditandatangani Corporate Banking 1 Division Head BNI Andrean Palonggam dan Chief Financial Officer Siemens Indonesia Yudy Liz Mawuntu di Jakarta, belum lama ini.


Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, kolaborasi ini sejalan dengan strategi BNI dalam memperluas pembiayaan berbasis ekosistem bisnis, khususnya bagi korporasi global yang memiliki peran strategis dalam pengembangan sektor kelistrikan, teknologi, dan industri manufaktur nasional.

"Melalui kerja sama ini, BNI memastikan dukungan pembiayaan yang terstruktur dan kompetitif bagi mitra dan distributor Siemens Indonesia, sehingga proyek-proyek strategis dapat berjalan optimal dan berkelanjutan," ujar Okki dalam keterangan tertulis, Jumat 23 Januari 2026.

Melalui skema Distributor Financing, BNI menyalurkan pembiayaan berbasis transaksi riil kepada distributor Siemens. Skema ini dinilai memiliki profil risiko yang lebih terukur karena didukung hubungan bisnis jangka panjang antara principal dan distributor, serta kebutuhan proyek yang jelas.

Siemens Indonesia merupakan anak usaha Siemens AG, perusahaan teknologi global asal Jerman, yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1973. Perusahaan ini bergerak di bidang manufaktur dan teknologi elektronik serta telah menjadi nasabah BNI sejak 2018, dengan basis operasional di Jakarta Timur dan didukung sekitar 500 karyawan.

Selama beroperasi di Indonesia, Siemens berperan sebagai mitra strategis dalam pengembangan sektor kelistrikan dan industri melalui solusi elektrifikasi, otomatisasi, dan digitalisasi. Inisiatif tersebut mendukung transisi energi serta transformasi industri yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Okki menambahkan, kerja sama pembiayaan berbasis ekosistem seperti ini memberikan manfaat bagi seluruh pihak, baik principal, distributor, maupun perbankan, karena mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan terukur.

"BNI akan terus memperluas pembiayaan ekosistem untuk mendukung sektor-sektor strategis seperti energi, elektronik, infrastruktur, dan manufaktur, sekaligus memperkuat peran BNI sebagai mitra keuangan utama bagi korporasi nasional dan global," tutupnya.

Dengan dukungan pembiayaan Rp300 miliar tersebut, kolaborasi BNI dan Siemens Indonesia diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan industri kelistrikan nasional, mendorong investasi sektor strategis, serta memperluas peluang usaha bagi mitra dan distributor di berbagai wilayah Indonesia.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya