Berita

Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto. (Foto: YouTube Sabrang MDP Official)

Politik

Jawab Kekhawatiran Maiyah

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 00:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Putra budayawan Emha Ainun Najib, Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto baru saja dilantik menjadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN).

Pelantikan itu dilaksanakan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berdasarkan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor KEP/3/KH/X/2025 pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Alhasil, vokalis Grup Band Letto itu mendapat banyak pertanyaan sekaligus komplain dari masyarakat, khususnya kaum Maiyah (masyarakat yang mengikuti konsep dan gerakan sosial-budaya-religius yang dipelopori Cak Nun dan Kiai Kanjeng).


Dikutip dari kanal YouTube Sabrang MDP Official, Rabu malam, 21 Januari 2026, Noe melakukan klarifikasi sekaligus menjawab pertanyaan publik yang masuk mengenai keputusan menjadi TA DPN.

Pertama ia menjelaskan soal fungsi TA yang tidak membuat peraturan, hanya masukan kepada pimpinan dalam hal ini Ketua DPN yang dijabat langsung Presiden Prabowo Subianto serta Ketua Harian DPN yang dijabat Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.

“Pertama, kita ngomong fondasinya dulu. Fondasinya, saya posisinya di sana adalah tenaga ahli. Apa sih tenaga ahli? Tenaga ahli itu nggak buat peraturan. Tenaga ahli itu memberi masukan kepada pemerintah, mungkin bisa diteruskan ke presiden terhadap situasi, risiko dan rekomendasi,” kata Noe.

Lantas yang menggelitik, ia menanggapi salah satu kekhawatiran Maiyah, bahwa jabatan ini akan membuat dirinya di bawah Bahlil Lahadalia atau Gibran Rakabuming Raka.

“Kalau ada yang khawatir apa saya di bawah  Bahlil, di bawah Gibran, yo ora mungkin wis, nggak urusan! Yang saya takuti cuma si Mbah (Cak Nun) karo Gusti Allah, malaikat wae onok Noel sing ngadepi, jadi nggak masalah,” selorohnya.

“Jadi, tenang saja, kalau di bawah Bahlil, di bawah siapa no, no, no. Kita nggak di bawah siapa-siapa,” tambah Noe.

Pria kelahiran 10 Juni 1979 itu menyebut jabatan ini sebagai eksperimen menyampaikan rekomendasi.

Dalam video berdurasi selama lebih dari 40 menit itu, Noe panjang lebar menyampaikan konsep, gagasannya, termasuk dalam upaya pertahanan negara. Namun terlepas dari itu semua, ia berjanji tetap aktif di Maiyah.

“Posisi saya TA tidak mengubah apapun sama sekali, Maiyah saya tetap Maiyahan  karena itu yang primer, itu nomor satu. Masalah utamanya adalah bagaimana koneksi apa yang kita obrolkan di Maiyah untuk sampai ke yang bisa mendengarkan dengan jernih, tanpa melalui noise-noise,” pungkasnya.    
  

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya