Berita

Ilustrasi

Politik

Gubernur BI Ungkap Rupiah Jebol Gara-gara Sentimen Pencalonan Deputi Gubernur

RABU, 21 JANUARI 2026 | 20:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkap alasan di balik pelemahan tajam nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) yang sempat nyaris menembus level Rp17.000 per Dolar AS.

Menurutnya, pelemahan tersebut dipicu tekanan global, hingga faktor domestik, terutama persepsi negatif pasar terhadap kondisi fiskal serta proses pencalonan Deputi Gubernur BI yang tengah berjalan.

"(Faktor domestik pelemahan Rupiah) karena persepsi pasar terhadap kondisi fiskal dan proses pencalonan Deputi Gubernur," ujar Perry dalam konferensi pers virtual, Rabu 21 Januari 2026.


Untuk diketahui, tiga nama calon Deputi Gubernur BI telah diusulkan Perry. Salah satu dari tiga nama tersebut adalah Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang juga merupakan keponakan dari Presiden Prabowo Subianto dan kader Partai Gerindra. Situasi itu disebut ikut memicu kekhawatiran pelaku pasar.

Meski demikian, Perry menegaskan seluruh proses pencalonan Deputi Gubernur BI telah berjalan sesuai dengan ketentuan undang-undang dan tidak akan mengganggu independensi maupun kinerja bank sentral.

"Proses pengambilan kebijakan di BI tetap kami pastikan dilakukan secara profesional dengan tata kelola yang kuat. Tentu saja bersinergi erat dengan kebijakan pemerintah untuk bersama menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tutur Perry.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya yang mengusulkan nama tersebut kepada presiden dan telah diteruskan ke DPR untuk menjalani mekanisme persetujuan sesuai undang-undang. Proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dijadwalkan berlangsung mulai Jumat pekan ini hingga Senin pekan depan.

"Saya sebagai Gubernur BI pada 14 Januari 2026 menyampaikan kepada bapak presiden rekomendasi usulan 3 calon Deputi Gubernur, yaitu Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro,"kata Perry.

"Selanjutnya bapak presiden telah menyampaikan usulan 3 orang calon Deputi Gubernur tersebut kepada dewan perwakilan rakyat guna mendapat persetujuan sebagaimana Ketentuan dan proses pengaturan dalam undang-undang. Kita tentu saja serahkan semuanya kepada DPR,"sambungnya.

Selain sentimen domestik, tekanan terhadap rupiah, kata Perry juga datang dari derasnya aliran modal asing keluar seiring meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Hingga 19 Januari 2026, nilai arus keluar modal asing tercatat mencapai 1,6 miliar Dolar AS.

"Aliran modal asing keluar, juga ada kebutuhan valas yang besar dari sejumlah korporasi termasuk oleh Pertamina, PLN maupun Danantara," tuturnya.

Dari sisi global, Perry menegaskan pelemahan mata uang tidak hanya dialami rupiah. Ketegangan geopolitik, kebijakan tarif Amerika Serikat, hingga kecilnya peluang penurunan suku bunga acuan The Federal Reserve mendorong penguatan Dolar AS dan memicu peralihan modal dari negara berkembang ke negara maju.

"Kami akan jaga stabilitas nilai tukar rupiah dan akan membawanya untuk menguat didukung oleh kondisi fundamental kita yang baik, termasuk imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah dan prospek ekonomi yang membaik," pungkas Perry.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya