Berita

Ilustrasi. (Foto: Artificial Intelligence)

Publika

Keaslian Ijazah Jokowi Berpeluang Tak akan Pernah Dibuktikan

RABU, 21 JANUARI 2026 | 14:57 WIB

BELUM ada kabar dari Kejaksaan mengenai berkas Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa (RRT), yang sudah dilimpahkan Polda Metro Jaya, pekan kemarin. 

Menarik juga menunggu tanggapan Jaksa atas berkas Roy Suryo, Rismon, dan Tifa itu, apakah akan langsung P21 (artinya, lanjut ke Pengadilan) atau malah P19 (artinya, balik lagi ke penyidik untuk dilengkapi).

Seharusnya, langsung P21. Sebab, kasus ijazah Joko Widodo alias Jokowi ini sudah terlalu lama. Pengakuan dari penyidik pun, bukti-buktinya, baik dokumen, saksi fakta, maupun saksi ahli, sudah sangat-sangat banyak. 


Untuk kasus ijazah yang tak terlalu sulit ini, tak ada alasan lagi untuk P19. Kalau masih P19, maka muncul pertanyaan ada apa? Masih kurang? Katanya sudah sangat banyak.

Kalau langsung P21, maka agaknya Jaksa juga menganut teori bahwa ijazah Jokowi tak perlu terlebih dulu dibuktikan keasliannya. 

Pengakuan UGM dan hasil Labfor Mabes Polri sudah cukup. Tergantung hakim nantinya, apakah akan membuktikan terlebih dulu keaslian ijazah Jokowi itu? Ataukah lanjut saja ke perkara pencemaran nama baik, fitnah, dan lain-lain.

Kalau itu yang ditempuh, maka bisa jadi selamanya ijazah Jokowi tak akan pernah dibuktikan keasliannya. 

Kecurigaan-kecurigaan publik lewat Roy Suryo, tak akan pernah terjawab. Antiklimaks. Tapi publik pasti tak akan pernah diam. Masalah ini akan terus berbunyi.

Tapi kalau P19, maka artinya, Jaksa juga ingin ada pembuktian terlebih dulu keaslian ijazah itu, ini juga menarik. Berarti, teori Jaksa bisa dikatakan tak sama dengan penyidik. 

Jaksa ingin berangkat ke Pengadilan dengan kepastian tentang keaslian ijazah itu, bukan sekadar kasus fitnahnya dan lain-lain. Sebab, Jaksalah yang akan bertarung di persidangan, bukan penyidik.

Sudah rahasia umum, bagaimana pengaruh Jokowi terhadap Polisi. Kuasa Hukum Eggi Sujadna, Elida Netti, secara tidak langsung juga mengungkapkan hal itu baru-baru ini. 

Bagaimana hari ini minta SP3, besoknya bisa langsung terbit dan itu benar-benar kenyataan. Mungkin dengan Jaksa belum seperti itu benar. Terlihat masih ada sekat-sekatnya.

Kepentingan publik rasanya hanya satu, bagaimana kasus ini cepat berakhir dan keaslian atau kepalsuan dari ijazah yang sudah beredar luas itu benar-benar terbukti. 

Dan Roy Suryo Cs, lewat kuasa hukumnya, Refly Harun, berjanji akan meminta maaf kepada Jokowi bilamana ijazah Jokowi memang terbukti asli. Terdengar indah rasanya dan tak terlalu berbelit-belit.
Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya