Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di Forum UK-Indonesia Education Roundtable yang berlangsung di Lancaster House, London, Selasa, 20 Januari 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Paparkan Capaian Sekolah Rakyat di Forum Pendidikan Inggris

RABU, 21 JANUARI 2026 | 11:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto memaparkan capaian program Sekolah Rakyat serta pengembangan pendidikan digital nasional dalam forum UK-Indonesia Education Roundtable yang berlangsung di Lancaster House, London, Selasa, 20 Januari 2026. 

Forum tersebut dihadiri para pimpinan dan perwakilan sejumlah universitas terkemuka di Inggris.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama bagi kemajuan dan keberhasilan suatu bangsa.


“Saya yakin bahwa pendidikan adalah kunci keberhasilan suatu bangsa. Untuk menjadi bangsa yang sukses, kita harus memiliki pendidikan terbaik yang dapat dicapai. Itulah keyakinan saya,” ucap Presiden Prabowo.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga memaparkan berbagai kebijakan pendidikan nasional yang tengah dijalankan pemerintah. 

Salah satu program utama adalah pembangunan sekolah berasrama atau Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang dirancang sebagai upaya konkret memutus mata rantai kemiskinan.

“Saya rasa ini satu-satunya cara untuk memutus apa yang saya sebut, dan yang saya dengar dari para ahli, sebagai lingkaran kemiskinan,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan bahwa hingga saat ini pemerintah telah membangun dan mengoperasikan 166 Sekolah Rakyat di berbagai daerah. 

Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan sekolah berasrama bagi peserta didik dengan prestasi akademik terbaik, serta sekolah terpadu bagi kelompok masyarakat menengah.

“Mungkin mereka bukan yang berprestasi akademis terbaik, tetapi mereka tidak berasal dari keluarga yang sangat miskin. Jadi, inilah program yang saya rencanakan,” kata Presiden.

Selain pembangunan infrastruktur pendidikan, pemerintah Indonesia juga tengah memperluas penerapan pembelajaran digital jarak jauh ke seluruh sekolah, termasuk di wilayah terpencil. 

Presiden menilai pemanfaatan teknologi pendidikan sebagai langkah strategis untuk mempercepat kemajuan sektor pendidikan nasional.

“Jadi semua sekolah di daerah terpencil akan memiliki akses ke guru-guru terbaik di semua mata pelajaran. Ini adalah cara bagi kita untuk melompat maju karena kita sebenarnya jauh tertinggal dalam standar pendidikan kita. Kami mengakui hal ini,” ujarnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya