Berita

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: RMOLJatim/Istimewa)

Nusantara

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

RABU, 21 JANUARI 2026 | 06:25 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kesiapan Jawa Timur menjadi lumbung talenta digital nasional melalui penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional yang diikuti 2.600 tenaga pendidik secara hybrid di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Selasa, 20 Januari 2025.

Adapun peserta sosialisasi tersebut terdiri dari 190 peserta luring yang hadir langsung di Dinas Pendidikan Provinsi Jatim dan 2.410 peserta daring dari masing-masing satuan unit pendidikan.


Khofifah menyampaikan bahwa Jatim memiliki modal strategis untuk berkontribusi signifikan dalam agenda pembangunan nasional, khususnya dalam penguatan talenta digital. 

Dengan jumlah penduduk yang besar, keragaman satuan pendidikan, serta dukungan ekosistem industri dan ekonomi kreatif yang terus berkembang, Jawa Timur dinilai memiliki kapasitas kuat untuk menjadi episentrum lahirnya talenta digital unggul.

“Jawa Timur siap menjadi lumbung talenta digital nasional. Karena itu, pengelolaan talenta harus dimulai sejak pendidikan, dilakukan secara terencana, berbasis data, serta terhubung dengan kebutuhan industri dan arah pembangunan nasional,” tegas Khofifah dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu, 21 Januari 2026.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa percepatan transformasi digital menuntut perubahan paradigma dalam pembangunan. 

“Pendidikan dan pengelolaan sumber daya manusia tidak lagi dapat diposisikan sebagai sektor pendukung, melainkan harus ditempatkan sebagai instrumen utama transformasi bangsa,” tegasnya lagi.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, kekuatan bangsa ke depan sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus memiliki karakter kebangsaan yang kuat.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya