Berita

Ilustrasi

Bisnis

Akselerasi Transaksi Livin’ by Mandiri Perkuat Inklusi Keuangan

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 19:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bank Mandiri terus mempertegas komitmen dalam mendorong peningkatan transaksi digital. Hal ini tercermin dari data transaksi non-cash ritel Bank Mandiri, yang 99,2% telah dilakukan secara digital melalui Livin’ by Mandiri.

Didukung oleh meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, Livin’ by Mandiri semakin memantapkan perannya sebagai solusi finansial digital yang memudahkan langkah maju nasabah, sekaligus menjadi penggerak utama akselerasi digital perbankan Bank Mandiri.

Sampai dengan 30 November 2025, aplikasi Livin’ telah digunakan oleh lebih dari 36,5 juta pengguna, melesat 27,1 persen secara tahunan atau year on year (YoY). 


Capaian ini membuktikan peran Livin’ sebagai aplikasi perbankan pilihan masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan finansial, mulai dari transaksi harian hingga pengelolaan keuangan yang lebih komprehensif.

Pertumbuhan pengguna itu pun mendorong peningkatan frekuensi transaksi Livin’. Sampai dengan November 2025, aplikasi andalan bank dengan kode emiten BMRI itu telah melayani 11,36 miliar transaksi, tumbuh 21,6 persen secara YoY. Di sisi lain, nilai transaksi Livin’ tercatat tumbuh 6,75 persen YoY menjadi Rp14.195 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, pertumbuhan positif itu tidak terlepas dari penguatan layanan digital secara berkelanjutan yang dilakukan pada aplikasi Livin’ by Mandiri. 

“Sejalan dengan kebutuhan nasabah akan layanan yang cepat dan praktis, Bank Mandiri menghadirkan Livin’ by Mandiri sebagai solusi digital yang menyederhanakan proses transaksi agar berjalan lebih efisien dan efektif,” ujar Riduan, dalam keterangannya, Selasa 20 Januari 2026.

Riduan menjelaskan, secara berkelanjutan, Livin’ by Mandiri menyediakan fitur yang menjawab kebutuhan nasabah dan perkembangan teknologi. Salah satu fitur anyar yang kini masif digunakan oleh pengguna ialah QRIS Tap.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna Android melakukan transaksi dengan hanya menempelkan ponsel ber-NFC ke mesin pembayaran EDC atau gate transportasi (Commuter Line, MRT Jakarta, Transjakarta, LRT Jabodebek, dan Damri), tanpa perlu scan QR secara manual. 

Semenjak diluncurkan pada pertengahan 2025, fitur pembayaran contactless itu telah masif diadopsi nasabah dengan kemudahan yang ditawarkan.

Selain mendorong kemudahan transaksi domestik, Livin’ by Mandiri juga memperluas kapabilitasnya untuk mendukung kebutuhan transaksi lintas negara. Salah satunya melalui layanan pembayaran QR Cross Border, termasuk QR Cross Border Jepang, untuk bertransaksi QRIS di Jepang, semudah transaksi scan QRIS di Indonesia.

Antusiasme nasabah juga tercermin pada pemanfaatan fitur Tabungan Multi Currency. Produk ini memungkinkan nasabah memiliki satu Mandiri Tabungan Multi Currency dengan satu rekening utama (Main Account) dan beberapa rekening sub (Sub Account) dalam berbagai mata uang asing, sehingga memberikan fleksibilitas lebih dalam pengelolaan mata uang asing.

Teranyar, aplikasi Livin’ memungkinkan pengguna untuk memiliki Tabungan Multi Currency dengan mata uang Korean Won (KRW). Nasabah yang memiliki tabungan ini dapat menghubungkan Tabungan Multicurrency KRW-nya ke kartu Mandiri Debit Visa dan menikmati transaksi bebas konversi kurs di Korea Selatan.

Tidak hanya pada layanan transaksi, Livin’ by Mandiri juga mencatat peningkatan minat pada fitur investasi. Salah satunya adalah fitur Investasi Surat Berharga Negara (SBN) Sekunder yang diluncurkan pada September 2025. 

Fitur ini memungkinkan nasabah berinvestasi SBN di pasar sekunder dengan nilai investasi mulai dari Rp1 juta.

Dengan fitur tersebut, nasabah dapat bertransaksi SBN Sekunder kapan saja dan di mana saja, membandingkan seri yang tersedia, hingga mengakses data historis harga maupun imbal hasil. 

Transparansi dan fleksibilitas ini membuat investor merasa lebih nyaman, terutama mereka yang mengutamakan instrumen dengan risiko relatif rendah, namun tetap berpotensi memberikan keuntungan menarik.

Berbagai fitur anyar itu memperkuat komitmen Bank Mandiri untuk menyediakan layanan yang mendukung penguatan ekonomi berbasis transaksi digital. 

Riduan menegaskan, sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri akan tetap mengarahkan pengembangan Livin’ pada peningkatan akses dan utilitas bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus mendorong akselerasi digital melalui pengembangan fitur yang dirancang agar manfaat dan nilai tambahnya dapat dirasakan secara nyata oleh nasabah,” pungkasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya