Berita

Banjir di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu, 18 Januari 2026. (Foto: Dok Warga)

Nusantara

Plt Bupati Tuding Banjir Bekasi Gegara Salah Tata Ruang

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 18:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masalah tata ruang dan buruknya sistem aliran air menjadi penyebab Kabupaten Bekasi sebagai wilayah langganan banjir.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja saat menggelar rapat koordinasi lintas sektor di Aula Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Selasa, 20 Januari 2026.

“Artinya ada perencanaan tata ruang yang harus kita benahi. Banjir ini tidak bisa terus dibiarkan, harus ada solusi konkret,” ujar Asep dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.


Asep mengurai, salah satu penyebab utama banjir berasal dari meluapnya Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL). Saat debit air Kali CBL meningkat, aliran sungai-sungai kecil di sekitarnya tidak mampu menampung sehingga terjadi antrean air.

Kondisi ini diperparah oleh saluran air yang tidak lancar.

"Solusi dari kita kedepannya perlu ada pembangunan sodetan untuk mengalihkan aliran air supaya enggak numpuk di satu titik. Kalau cuma diuruk, airnya tetap ngantre. Sodetan ini penting supaya aliran air punya arah dan enggak sampai meluap,” ungkapnya.

Maka dari itu Pemkab Bekasi akan melakukan kajian soal ketersediaan lahan kosong hingga opsi pergeseran anggaran demi meminimalisasi dampak banjir.

Pemkab Bekasi juga akan mengembalikan fungsi lahan dan menertibkan bangunan yang menghambat aliran air. Berdasarkan pantauan di lapangan, banyak ditemukan penyempitan aliran sungai akibat bangunan liar.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Persoalan bangunan liar, termasuk masalah sampah harus segera kita tuntaskan, karena masalah banjir ini perlu penanganannya yang menyeluruh dan berkelanjutan,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya