Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono alam Rapat Kerja (Raker) bersama Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Senayan. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Kopdes Jadi Panggung Baru Gen Z Bangun Ekonomi Desa

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 16:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) akan menjadi wadah pemberdayaan generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, untuk berkarya sekaligus berbisnis.

Program 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih juga disebut sebagai solusi penyerapan tenaga kerja bagi sarjana muda di desa. Melalui keterlibatan mereka, Kopdes/Kel Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Hal itu disampaikan Ferry dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Senayan, Selasa, 20 Januari 2026.


“Kami terus memperkuat perencanaan, tata kelola, dan strategi komunikasi agar Kopdes benar-benar menyasar generasi muda,” ujar Ferry.

Sebagai langkah meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap koperasi, Kemenkop bersama Kemendikti menghadirkan mata kuliah khusus tentang Koperasi dan Ekonomi Pancasila di perguruan tinggi. Selain itu, program KKN tematik akan diterapkan dengan mengirim mahasiswa untuk mendampingi koperasi secara langsung.

Kemenkop juga menyiapkan modul pelatihan digital serta program magang yang telah melibatkan lebih dari 500 peserta di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, hingga usaha pesantren. Ferry menekankan koperasi harus menjadi “sekolah bisnis” bagi anak muda, bukan sekadar lembaga simpan pinjam.

Dalam laporannya, Ferry menyebut hingga Januari 2026 lebih dari 1,7 juta masyarakat telah bergabung dengan Kopdes/Kel Merah Putih. Saat ini, sekitar 26 ribu titik tengah memasuki tahap pembangunan gerai dan gudang. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan lahan.

“Kami mempertimbangkan pembangunan koperasi secara vertikal atau dengan spesifikasi berbeda dari standar sebelumnya,” jelasnya.

Ia juga meminta dukungan penuh dari DPD RI agar percepatan pembentukan dan pembangunan fisik Kopdes/Kel Merah Putih berjalan sesuai target. Menurutnya, keberhasilan membangun 80 ribu Kopdes tidak mungkin tercapai tanpa sinergi pemerintah pusat, daerah, dan dukungan politik DPD RI.

“Koperasi bukan hanya agenda kementerian, tetapi agenda nasional untuk mengurangi pengangguran dan memperkuat ekonomi desa,” ujarnya.

Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi mengapresiasi kinerja Kemenkop. Menurutnya, program 80 ribu Kopdes/Kel Merah Putih yang semula diragukan kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena terbukti mampu mengurangi pengangguran di desa.

“Awalnya masyarakat ragu, tapi kini mereka melihat Kopdes berbeda dengan KUD masa lalu. Strukturnya lebih kuat dan hasilnya nyata,” ungkapnya.

Wakil Ketua II Komite IV DPD RI Sinta Rosma Yenti turut menyatakan dukungan penuh. Ia menilai program Kopdes/Kel Merah Putih sebagai terobosan penting untuk memastikan kedaulatan ekonomi kembali ke tangan rakyat.

“DPD RI siap mengawal agar program ini benar-benar menjadi pilar ekonomi rakyat,” tegasnya.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya