Berita

Bupati Pati, Sudewo saat digiring ke KPK usai terjaring OTT. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Orang Lainnya Dikabarkan Jadi Tersangka KPK

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 12:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bupati Pati, Sudewo dan tiga orang lainnya dikabarkan sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait jual beli jabatan perangkat desa setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, Selasa 20 Januari 2026, Bupati Pati Sudewo dan tiga orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka itu dilakukan pada ekspose atau gelar perkara yang berlangsung pada Senin malam, 19 Januari 2026.

"Empat tersangka termasuk bupati," kata sumber kepada RMOL.


Dalam perkara pemerasan terkait jabatan perangkat desa, Bupati Sudewo disebut meminta uang mencapai Rp160 juga untuk setiap jabatan.

Bupati Pati Sudewo dan tujuh orang lainnya sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada pukul 10.34 WIB. Namun, hanya empat orang di antaranya Bupati Sudewo dan tiga orang pengepul masuk melalui pintu depan. Sedangkan empat orang sisanya masuk lewat pintu belakang.

Keempat orang yang masuk lewat pintu depan dimaksud merupakan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

Saat digiring menuju ruang pemeriksaan, Bupati Sudewo bungkam saat ditanya berbagai pertanyaan oleh wartawan.

Sebelumnya sejak Minggu, 18 Januari 2026 hingga Senin, 19 Januari 2026, KPK melakukan OTT di wilayah Pati terkait dengan dugaan suap jual beli jabatan perangkat desa.

Sebelum dibawa ke Jakarta, Bupati Sudewo sempat menjalani pemeriksaan di Polres Kudus.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya